Gambaran Adaptasi Reproduksi Breed Kambing Boer Dan Boerawa Sebagai Pemacek Pada Kambing Lokal Di Sulawesi Tengah

Penulis

  • Mirajuddin Mirajuddin Staf Pengajar pada Program Studi Produksi Ternak Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu.

Kata Kunci:

Breed kambing boer dan boerawah, Inseminasi buatan, semen, spermatozoa, angka konsepsi

Abstrak

Suatu penelitian „true eksperimental? mengenai “kemampuan adaptasi reproduksi breed kambing Boer dan Boerawa sebagai pemacek pada kambing Lokal dengan pendekatan Inseminasi Buatan” dalam upaya perbailan mutu genetic dan produksi kambing Lokal Palu dengan perbaikan efisiensi reroduksi, telah dilakukan di lokasi Peternakan Kambing Rakyat Desa Wani I dan Desa Kayu Malue Kecamatan Palu Utara Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah, sejak bulan Maret sampai Desember tahun 2002. Penelitian ini dirancang dengan metode “true eksperimental design” dengan menggunakan dua breed jantan yang diuji kemampuan reproduksinya pada kambing betina Lokal melalui IB. Hasil analisis deskriptif pada parameter kualitas semen dan spermatozoa, breed Boerawa mempunyai nilai semen yang lebih tinggi (D/+++/90%) disbanding breed jantan Boer (SD/++/75%); dan hasil analisis statistic proporsional menunjukkan bahwa angka konsepsi kambing betina lokal yang di IB dengan semen Boeerawa (CR = 100%) nyata lebih inggi (P<0,05) dibanding dengan angka konsepi kambing betina Lokal yang di IB dengan semen Boer (CR=60%). Menyadari pentingnya perbaikan produksi dan produktivitas ternak kambing Lokal di Sulawesi Tengah dengan meningkatkan Efisiensi Reproduksi, penelitian-penelitian dasar atau aplikatif mengenai kemampuan adaptasi reproduksi breed-breed unggul untuk perbaikan mutu genetic, perlu terus dilakukan untuk mendapatkan tindakan manajemen yang tepat dalam pencapaian tujuan pemeliharaan.

Referensi

Diterbitkan

2020-06-25

Terbitan

Bagian

Articles