Analisis Rantai Pasok Komoditi Beras di Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso

Penulis

  • Daniello Chandra Putra Toii Universitas Tadulako image/svg+xml
  • Made Antara
  • Yulianti Kalaba

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v33i2.2648

Kata Kunci:

Alur Informasi, Alur Produksi, Beras, Rantai Pasok

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aliran rantai pasok beras di Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Penentuan sample dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Pamona Puselemba merupakan tempat produksi padi sawah terbesar di Kabupaten Poso, juga terdapat penggilingan gabah dan pedagang beras. Jenis penelitian ini ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan sekunder dan metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif serta menggunakan kuisioner, total sampel berjumlah 30 Petani padi sawah, 2 Pemilik Gilingan, 2 Pedagang Pengumpul, 4 Pedagang Pengecer dan 10 orang Konsumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2025 hingga April 2025. Berdasarkan hasil analisis rantai pasok, ada tiga aliran yang harus dikelola oleh rantai pasok beras Kecamatan Pamona Puselemba. Pertama adalah aliran produk yang mengalir dari hulu (upstream) ke hilir (downstream). Kedua adalah aliran finansial/keuangan dari hilir ke hulu dan yang ketiga adalah aliran informasi yang dapat mengalir dari hulu ke hilir atau sebaliknya. Sistem rantai pasok, bahan baku berasal dari supplier atau pemasok yaitu petani di Kecamatan Pamona Puselemba, kemudian bahan baku dialirkan ke manufacture atau penggilingan padi untuk diolah menjadi beras dan dialirkan kepada distributor atau pedagang pengumpul. Distributor selanjutnya menyalurkan produknya kepada retailer outlets atau pedagang pengecer yang berada di Kecamatan Pamona Puselemba dan di pasar Siwagilemba Tentena. Selanjutnya retailer outlets menyalurkan produk kepada Customer atau konsumen akhir yang berada di Kecamatan Pamona Puselemba atau pasar sekitar Kabupaten Poso.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arikunto. (2012). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta, Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2025. Sulawesi Tengah dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. Sulawesi Tengah.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2025. Kabupaten Poso dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Poso.

Christoporus dan Sulaeman, 2009. Analisis Produksi Dan Pemasaran Jagung Di Desa Labuan Toposo Kecamatan Tawaeli Kabupaten Donggala. Jurnal Agroland. Vol.16(2): 141–147.

Djokopranoto, R. E. I. & R. (2016). Management Supply Chain. 143.

Emhar Annona, Mulyo J. M. Aji, Agustina Titin. 2014. Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain) Beras di Kabupaten Jember. Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Jurnal Berkala Ilmiah PERTANIAN. Vol. 1(3): Hal 53-61.

Febriani, F., Muhardi, P., Si, M., & Koesdiningsih, N. (2017). Analisis Pengukuran Kinerja Sistem Rantai Pasok dengan Menggunakan Metode Scor Supply Chain Operations Reference ( Studi Kasus pada : PT . Darma Setia Lira di Bandung ). 30 3(2), 941–953.

Guritno, Adi Djoko, Harsasi. (2014). Manajemen Rantai Pasokan. In: Pengantar Manajemen Rantai Pasok. (SCM). Universitas Terbuka, Jakarta.

Halida, Jande L. Sepang dan Paulina Van Rate. 2019. Analisis Saluran Distribusi Makmur Rantai Pasokan Beras Di Bolaang Mongondow ( Study Kasus Di Desa Mopugad Utara Kecamatan Dumoga Utara. Jurnal EMBA Vol.7 No.1 Januari 2019, Hal. 1031-1040. ISSN 2303-1174.

Hasanudin Ali, Nur Hajati, & Budi Wahono. (2018). Analisis Manajamen Dan Kinerja Rantai Pasokan Produk Kaos Pada Industri Tekstil Maker Garment Denpasar. J. Riset Manajemen :36-51.

Pujawan, I.N. 2005. Supply Chain Management. Guna Widya. Surabaya.

Rahmat, Ridwan. 2012. Model Penggilingan Padi Terpadu untuk Meningkatkan Nilai Tambah. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian. 8(2) : 99-111.

Sobichin Mohammad. 2012. Nilai rantai distribusi komoditas gabah dan beras di Kabupaten Batang. Economics Development Analysis Journal 1(2):2–9.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Schoeder. 2013. Operations Management. Concepts and Cases Third Edition. McGraw-Hill, Corp, Singapore.

Suoth O, Sumarauw J, Karuntu M. 2017. Analisis Desain Jaringan Supply Chain Komoditas Beras Di Desa Karondoran Kecamatan Langowan Timur Kabupaten Minahasa. Jurnal EMBA 5 (2) : 511-519.

Suryanto, A. 2010. Pertanian Berkelanjutan Berbasis Padi Melalui Jembatan SRI. (The system og Rice Intensification).

Uria, D. (2022). Strategi pengembangan komoditas padi di Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Jurnal Sosial Agribisnis Pertanian (SAP), 1(2), 15–22. Universitas Papua.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-08

Terbitan

Bagian

Articles