Peranan Manajemen Usaha Terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cengkeh di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Propinsi Sulawesi Tengah

Authors

  • Nur Hikmah Program Studi Agribisnis, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli
  • Salawati Salawati Program Studi Agribisnis, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v26i3.1000

Keywords:

Manajemen Usaha, Pendapatan, Regresi Berganda

Abstract

Indonesia adalah negara agraris, negara yang wilayahnya memiliki potensi besar pada sektor pertanian. Akan tetapi tidak dipungkiri bahwa sektor pertanian dengan potensi yang sangat besar seringkali termarjinalkan dan dipandang “sebelah mata”.  Memahami dengan kondisi tersebut, maka yang dapat dilakukan adalah dengan pengelolaan usahatani yang baik menggunakan prinsip-prinsip manajemen usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Manajemen Usaha yang terdiri dari 5 fungsi yaitu Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan Usahatani Cengkeh dan apakah analisis Manajemen Usaha secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan Usahatani Cengkeh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi Manajemen Usaha (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi) terhadap Peningkatan Pendapatan (Adjusted R Square) sebesar 39,5% dan sisanya sebesar 60,5%  dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Untuk pengujian secara simultan variabel Manajemen Usaha (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan dan Evaluasi) berpengaruh secara signifikan terhadap Peningkatan Pendapatan Usahatani Cengkeh di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000>0,05.Untuk pengujian regresi berganda secara parsial masing-masing variabel independen yaitu variabel Perencanaan dengan nilai sig. sebesar 0,002<0,05 berpengaruh signifikan,variabel Pengorganisasian dengan nilai sig. sebesar 0,143>0,05 tidak berpengaruh signifikan, variabel Pelaksanaan dengan nilai sig. sebesar 0,171>0,05 tidak berpengaruh signifikan, variabel Pengawasan dengan nilai sig. sebesar 0,012<0,05 berpengaruh signifikan dan variabel Evaluasi dengan nilai sig. sebesar 0,007<0,05 berpengaruh signifikan.

References

Downloads

Published

2019-12-16

Issue

Section

Articles