Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis Yang Diberi Berbagai Bahan Organik Di Lahan Kering Daerah Palu
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v13i2.587Keywords:
Bokashi sampah, pupuk kandang, tinja, jagung manisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman jagung manis terhadap pemberian berbagai bahan organik dan waktu aplikasinya. Penelitian ini dilaksanakan di lahan kering yang lokasinya terletak dekat kawasan ex- arena MTQ Nasional di Kota Palu, dalam bentuk percobaan dengan metode rancangan acak kelompok. Perlakuan terdiri dari : (1) pemberian NPK, (2) bokashi sampah + tinja diberikan 1 minggu sebelum tanam (mst), (3) bokashi sampah + tinja diberikan 3 mst, (4) bokashi sampah + pupuk kandang 1 mst, (5) bokashi sampah + pupuk kandang 3 mst, (6) pemberian tinja 1 mst, dan (7) pemberian tinja 3 mst. Dosis pupuk organik yang diberikan 15 ton/ha dan dosis NPK masing-masing menggunakan pupuk urea 300 kg/ha, SP-36 200 kg/ha dan KCl 100 kg/ha. Peubah yang diamati dari aspek pertumbuhan tanaman meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, diamater pangkal batang dan kadar klorofil daun yang diamati pada umur 49 hari setelah tanam (hst). Peubah produksi yang diukur adalah : panjang dan diamater tongkol, berat segar tongkol dan kadar gula biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh peubah yang diamati.
