Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional
<p><strong>Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian </strong>(P-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1180432060" target="_blank" rel="noopener">0854-641X ; </a>E-ISSN: <a href="http://u.lipi.go.id/1419826244" target="_self">2407-7607</a>) is a scientific journal published by Tadulako University. This journal specializes in the study of agriculture. The managers invite scientists, scholars, professionals, and researchers in the disciplines of Agriculture to publish their research results after the selection of manuscripts, review of partners, and editing process. This journal is published is 3 times a year.</p> <p><strong>Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian</strong> welcomes high-quality manuscripts resulted from a research project in the scope of agriculture related to aspects of <strong>Soil Science, Food Science, Agricultural Economics, Agronomy, Agricultural Diversification</strong> <strong>and Plant Protection.</strong></p> <p>The manuscript must be <strong>original research</strong>, written in <strong>Bahasa (Indonesia)</strong>, and not be simultaneously submitted to <strong>another journal</strong> or <strong>conference</strong>.</p> <p>For the Author interested in submitting the manuscript, kindly register yourself. The <a href="http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/about/submissions" target="_blank" rel="noopener"><strong>author guidelines</strong></a> can be viewed it here, and the manuscript template can be <strong>downloaded here</strong></p> <p> </p> <p> </p> <p> </p> <p><strong>Indexed by:</strong></p> <p><strong><a href="https://search.crossref.org/?q=agroland&publication=AGROLAND%3A+The+Agricultural+Sciences+Journal" target="_blank" rel="noopener"> </a><a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals?q=24077607" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/public/site/images/anti-agroland/sinta4.png" alt=""> </a><a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=646pyI4AAAAJ&hl=id" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/public/site/images/anti-agroland/gs2.png" alt=""></a> <a href="http://garuda.ristekdikti.go.id/journal/view/752" target="_blank" rel="noopener"><img src="http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/public/site/images/anti-agroland/garuda.png" alt=""></a> <img src="/public/site/images/admin/indexing.png"> <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/36862"><img src="/public/site/images/admin/GARUDA_LOGO2.png" width="193" height="67"></a> <a href="https://scholar.google.com/citations?user=BAwQvqQAAAAJ"><img src="/public/site/images/admin/googlescholar-01.png" width="168" height="67"> </a><img src="/public/site/images/agrolandlia/gambar_crossref1.png" width="226" height="66"><br></strong></p> <p> </p> <p><a title="web stats" href="https://statcounter.com/" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://c.statcounter.com/12344813/0/2e4d15b6/0/" alt="web stats"></a> <a href="https://statcounter.com/p12344813/?guest=1">View My Stats</a></p> <p><iframe style="border: 0px #ffffff none;" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=535&gs=646pyI4AAAAJ&hl&sc=0&link=http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional" name="statistik" width="100%" height="250px" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no"></iframe></p>Universitas Tadulakoen-USAgroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian0854-641XAnalisis Finansial dan Nilai Tambah Usaha Air Mawar Sebagai Produk Kosmetika Alami
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2621
<p>Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keamanan produk telah mendorong pertumbuhan industri kosmetik berbahan alami. Air mawar merupakan salah satu produk berbasis sumber daya lokal yang berpotensi dikembangkan, namun pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial serta nilai tambah usaha pengolahan air mawar. Metode penelitian meliputi analisis finansial menggunakan indikator Revenue Cost Ratio (R/C), Return on Investment (ROI), Payback Period (PP), dan Break Even Point (BEP), serta analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha pengolahan air mawar menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp.60.596.200 dengan nilai R/C sebesar 5,51, ROI sebesar 2,24, dan periode pengembalian modal selama 0,45 tahun. Nilai BEP tercapai pada harga Rp7.829 per botol dan volume produksi sebesar 2.382 botol. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa pengolahan air mawar menghasilkan nilai tambah sebesar Rp145.500 per kilogram kelopak mawar dengan rasio nilai tambah 91% dan tingkat keuntungan 89%. Berdasarkan hasil tersebut, usaha pengolahan air mawar dinyatakan layak secara finansial dan berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus mendukung pengembangan industri kosmetik alami berbasis sumber daya lokal.</p>Levana Masitajasmin PutriNur Indah CahyaningtyasAvivah RahmaningtyasMuhammad Luthfie FadhilahRestie NovitaningrumIrma FauziahLiska Simamora
##submission.copyrightStatement##
2025-12-162025-12-1632319921010.22487/agrolandnasional.v32i3.2621Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi Dalam Program Electrifying Agriculture di Desa Sukorejo Kabupaten Ponorogo
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2631
<p>Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi nasional. Program <em>Electrifying Agriculture</em> yang diinisiasi oleh PT PLN merupakan salah satu upaya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan energi listrik, khususnya pada sistem irigasi dan penggunaan alat/mesin pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani padi pada implementasi program <em>Electrifying Agriculture</em> di Desa Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Variabel yang dianalisis meliputi jumlah tenaga kerja, biaya <em>Electrifying Agriculture</em>, dan produksi padi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara <em>purposive</em> dengan pertimbangan bahwa sebagian besar petani telah menerapkan program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan survei dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 33 petani. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja, biaya <em>Electrifying Agriculture</em>, dan produksi padi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi di Desa Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program <em>Electrifying Agriculture</em> perlu didukung oleh kebijakan tarif listrik yang berpihak pada sektor pertanian, penyediaan insentif teknologi hemat energi, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahatani padi.</p>Danik Dwi LestariHamidah HendrariniNisa Hafi Idhoh Fitriana
##submission.copyrightStatement##
2025-12-172025-12-1732321122010.22487/agrolandnasional.v32i3.2631Penentuan Komoditas Unggulan Tanaman Pangan di Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo Una-Una
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2577
<p>Penentuan komoditas unggulan berguna untuk mengoptimalkan pembangunan pertanian daerah, dan juga dapat meningkatkan pendapatan petani dengan berusahatani pada komoditas unggulan yang memiliki komparatif dan kompetetif di daerahnya. Hal itulah yang menyebabkan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komoditas tanaman pangan yang menjadi prioritas diusahakan di Kecamatan Ulubongka. Metode yang digunakan adalah <em>Analytic Hierarchy Process</em> (AHP) dengan 5 kriteria penilaian yaitu harga, ketersediaan pasar, sarana dan prasarana produksi, penyerapan tenaga kerja, dan pendapatan. Responden terdiri dari petani, pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat di wilayah tersebut. Hasil analisis berdasarkan kelima kriteria tersebut menunjukkan bahwa jagung adalah komoditas unggulan dalam sektor tanaman pangan di Kecamatan Ulubongka, diikuti oleh padi ladang dan ubi kayu. Jagung unggul karena memiliki harga yang relatif stabil, ketersediaan pasar yang luas, sarana produksi yang memadai, penyerapan tenaga kerja yang tinggi, serta memberikan pendapatan yang baik bagi petani. Hasil penelitian merekomendasikan komoditas jagung untuk dikembangkan lebih luas, dan merupakan komoditas prioritas dalam pembangunan sektor pertanian tanaman pangan di Kecamatan Ulubongka.</p>Dafina HowaraErny ErnySri Gamar Ar. Marhaba
##submission.copyrightStatement##
2025-12-182025-12-1832322123010.22487/agrolandnasional.v32i3.2577Pengaruh Kombinasi Dekanter Solid dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Bibit Duku (Lansium domesticum Corr.) Varietas Kumpeh
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2571
<p>Di Provinsi Jambi pada 4 tahun terakhir (2020-2023) produksi duku mengalami rata-rata penurunan 23%, yakni Tahun 2020 sebanyak 20.185,7 ton, Tahun 2021 sebanyak 18.072,3 ton, Tahun 2022 sebanyak 12.368,1 ton dan Tahun 2023 sebanyak 8.963,5 ton. kendala yang dihadapi yaitu lahan pertanian yang kurang subur karena lahan kering yang dominan jenis ultisol, salah satu upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produksi tanaman melalui pemberian pupuk organik dekanter solid dan pemanfaatan agen hayati (Fungi Mikoriza). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik dekanter solid dan fungi mikoriza arbuskular (FMA) terhadap pertumbuhan bibit duku. Metode penelitian terdiri dari satu faktor yaitu kombinasi dekanter solid dan mikoriza dengan 9 taraf perlakuan yaitu : p0 (tanpa perlakuan), p1 (mikoriza 5 g polybag<sup>-1</sup>), p2 (mikoriza 10 g polybag<sup>-1</sup>), p3 (dekanter solid 50 g polybag<sup>-1</sup>), p4 (dekanter solid 50 g polybag<sup>-1</sup> + mikoriza 5g polybag<sup>-1</sup>), p5 (dekanter solid 50 g polybag<sup>-1</sup> + mikoriza 10 g polybag<sup>-1</sup>), p6 (dekanter solid 75 g polybag<sup>-1</sup>), p7 (dekanter solid 75 g polybag<sup>-1</sup> + mikoriza 5 g polybag<sup>-1</sup>), p8 (dekanter solid 75 g polybag<sup>-1</sup> + mikoriza 10 g polybag<sup>-1</sup>). Data hasil pengamatan diuji menggunakan analisis ragam (ANOVA), dan untuk melihat perbedaan perlakuan digunakan uji DMRT pada taraf α = 5 % (0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dekanter solid + mikoriza berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat kering tajuk, panjang akar, luas daun, dan presentasi infeksi akar. Dosis dekanter solid 75 g polybag<sup>-1</sup> + mikoriza 5g bibit<sup>-1</sup> merupakan kombinasi terbaik.</p>Mario Sanjuan NaibahoMade Deviani DuajaGusniwati Gusniwati
##submission.copyrightStatement##
2025-12-182025-12-1832323124010.22487/agrolandnasional.v32i3.2571Pengaruh Konsentrasi AB Mix Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy (Brassica rapa L.) Secara Hidroponik
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2628
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi AB Mix terhadap Pertumbuhan dan hasil Pakcoy. Penelitian ini telah dilaksanakan di PT Nina Agro Jaya cabang Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi pada bulan Mei-Juni 2025, yang disusun menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat konsentrasi AB Mix yang berbeda, yaitu 0 ppm, 600 ppm, 1000 ppm, dan 1400 ppm yang diulang sebanyak 9 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Parameter tanaman yang diamati termasuk tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar dan kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi AB Mix berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman dan berat kering tanaman, serta konsentrasi 1400 ppm menghasilkan berat segar (380.86 g/tanaman).</p>Isma SutopoHastuti HastutiYusran YusranMustakim Mustakim
##submission.copyrightStatement##
2025-12-192025-12-1932324124710.22487/agrolandnasional.v32i3.2628Pengaruh Kinerja Layanan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jawa Timur Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Mitra Eksportir Pala
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2666
<p>Tujuan penelitian adalah (1) Menganalisis kinerja layanan BKHIT Jawa Timur (2) Menganalisis tingkat kepuasan mitra eksportir pala terhadap kinerja layanan BKHIT Jawa Timur dan (3) Menganalisis pengaruh kinerja layanan BKHIT Jawa Timur terhadap kepuasan dan loyalitas mitra eksportir pala. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling melibatkan 19 perusahaan dan 39 responden. Analisis data menggunakan IPA, CSI dan SEM-PLS. Hasil metode analisis IPA untuk menentukan skala prioritas yang akan diperbaiki oleh BKHIT Jawa Timur yaitu memperbaiki layanan terhadap eksportir, dengan cara memberikan pelatihan kepada pegawai terutama di bagian pelayanan operasional terkait dengan prosedur dan ketepatan waktu pemeriksaan dan pengetahuan teknis dalam pelaksanaan ekspor. Analisa CSI untuk mengukur tingkat kepuasan layanan, diperoleh angka rata-rata 87,83persen, yang menunjukkan pada kriteria sangat puas. Selanjutnya SEM-PLS yang menghasilkan nilai rata-rata loading factor: Kinerja (X): 0,777, kepuasan (Z): 0,896, loyalitas (Y): 0,867, sedangkan nilai Average Variance Extracted (AVE) pada indikator kinerja: 0,705, kepuasan: 0,806 dan Loyalitas: 0,752. Nilai rata-rata validitas diskriminan kinerja: 0,756, kepuasan: 0.709, loyalitas: 0,761, menunjukkan nilai valid dan sangat puas. Nilai tertinggi validitas diskriminan kinerja: 0,827, kepuasan: 0,968, loyalitas: 0,889. Sedangkan nilai reliabilitas komposit kinerja: 0,928, kepuasan: 0,946 dan Loyalitas: 0,921 yang menunjukkan nilai valid dan sangat puas. Pada uji R Square (Suyanto MarhendraMubarokah MubarokahTaufik Setyadi
##submission.copyrightStatement##
2025-12-222025-12-2232324825710.22487/agrolandnasional.v32i3.2666Pemberian Pupuk Organik Dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccarata L.)
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2738
<p>Tujuan percobaan yaitu untuk mendapatkan jenis pupuk organik yang lebih baik pada setiap dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Untuk mendapatkan dosis pupuk anorganik yang lebih baik terhadap jenis pupuk organik pada pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Palu Sulawesi Tengah, dimulai dari bulan Januari sampai April 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), pola faktorial dengan pengulangan 3 kali. Faktor pertama Jenis Pupuk Kandang dengan 3 Taraf yakni : Pupuk Kandang Sapi, Kambing, dan Kuda. Faktor kedua Dosis pupuk NPK dengan 3 taraf yakni : 100, 200 dan 300 kg/ ha<sup>-1</sup>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pupuk kandang sapi merupakan jenis pupuk kandang terbaik pada dosis pupuk NPK 100 kg/ ha<sup>-1</sup>. Pupuk kandang kambing merupakan jenis pupuk kandang terbaik pada dosis pupuk NPK 200 kg/ ha<sup>-1</sup>. Pupuk kandang kuda merupakan jenis pupuk kandang terbaik pada dosis pupuk NPK 300 kg/ ha<sup>-1</sup>diparameter panjang tongkol dengan kelobot, hasil perpetak dan hasil perhektar. Dosis pupuk NPK 300 kg/ ha<sup>-1</sup>merupakan dosis terbaik pada setiap jenis pupuk kandang terhadap parameter tinggi tanaman minggu 5 dan 6, jumlah daun minggu 4, 5 dan 6, luas daun, panjang tongkol dengan kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, jumlah baris biji, jumlah biji perbaris, hasil perpetak dan hasil perhektar.</p>Idham IdhamAchmad Pinto SetiawanRahmi Rahmi
##submission.copyrightStatement##
2025-12-232025-12-2332325826810.22487/agrolandnasional.v32i3.2738Pengukuran Efisiensi Teknis Penggunaan Drone pada Usahatani Padi Sawah Melalui Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA)
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2696
<p>Teknologi pertanian berbasis drone merupakan inovasi strategis dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani padi, khususnya pada lahan berskala luas. Pemanfaatan drone memungkinkan pengaturan dosis input produksi seperti tenaga kerja, pupuk, dan pestisida secara lebih tepat dan merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan teknologi drone terhadap produktivitas dan efisiensi teknis usahatani padi, serta membandingkan tingkat efisiensi antara petani pengguna drone dan non-drone di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive, dengan responden terdiri atas 16 petani pengguna drone yang merupakan mitra perusahaan jasa sewa (sampling jenuh) dan 18 petani non-drone yang dipilih menggunakan <em>proportionate stratified random sampling</em>. Analisis data meliputi analisis deskriptif, pengukuran efisiensi teknis menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA), serta pengujian perbedaan rata-rata menggunakan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh petani pengguna drone mencapai nilai efisiensi teknis murni (VRSTE) sebesar 1,00, yang mengindikasikan pemanfaatan input yang optimal tanpa dipengaruhi skala lahan. Sebaliknya, pada kelompok petani non-drone, hanya 39% yang efisien secara teknis, sementara 61% lainnya belum mencapai efisiensi. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara rata-rata produksi petani pengguna dan non-pengguna drone. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi drone berpengaruh nyata terhadap peningkatan produksi padi di tingkat usahatani.</p>Maysya AdetiaTeguh SoedartoNoor Rizkiyah
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-3032326928010.22487/agrolandnasional.v32i3.2696Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tumpang Sari Jagung Manis dan Kacang Hijau Melalui Beberapa Dosis Pemupukan Anorganik
http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrolandnasional/article/view/2645
<p>Tumpangsari merupakan sistem budidaya dengan menanam dua atau lebih jenis tanaman pada suatu lahan dalam waktu yang sama untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh sistem tanam dan dosis pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis dan kacang hijau. Penelitian dilaksanakan di lahan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman pada Oktober 2022–Januari 2023. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah sistem tanam yang terdiri atas monokultur jagung manis, monokultur kacang hijau, dan sistem tumpangsari. Faktor kedua adalah dosis pemupukan, yaitu 0%, 50%, 100%, dan 150% dari dosis rekomendasi. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara sistem tanam dan dosis pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis maupun kacang hijau. Namun demikian sistem tanam berpengaruh nyata terhadap bobot polong per tanaman kacang hijau, dengan sistem monokultur menghasilkan bobot polong tertinggi sebesar 6,62 g per tanaman. Dosis pemupukan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis, meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, kehijauan daun, bobot tongkol berkelobot, dan bobot tongkol tanpa kelobot. Dosis pemupukan 100% memberikan hasil terbaik pada seluruh parameter tersebut.</p>Ada Rudiansyah RitongaSakhidin SakhidinMuhammad Rif’an
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-3032328129010.22487/agrolandnasional.v32i3.2645