Hubungan Curah Hujan dan Air Lolos (Troughfall) pada Beberapa Jenis Tegakan di Kawasan Hutan Produksi Sub DAS Gumbasa

Penulis

  • Herman Harijanto Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Tadulako
  • Imran Rachman Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Tadulako
  • Abdul Wahid Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v28i3.1057

Kata Kunci:

Curah Hujan, Air Lolos, Tegakan, DAS

Abstrak

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besar air lolos (troughfall) serta hubungan antara curah hujan dan air lolos pada  tegakan kume ((Palaquium quercifolium)., tegakan tahiti (Dysoxyum rufum) dan tegakan cempaka (Elmerrillia ovalisMig) di Sub DAS Gumbasa Penelitian menggunakan 3 jenis tegakan yaitu tegakan kume ((Palaquium quercifolium)., tegakan tahiti (Dysoxyum rufum) dan tegakan cempaka (Elmerrillia ovalisMig) yang diulang  3 kali.  Curah hujan diukur mengguunakan alat ukur hujan manual (ombrometer) selama 30 kali. Hubungan curah hujan dengan air lolos dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air lolos terbesar dijumpai pada tegakan kume yakni sebesar 58,06% dan yang terkecil pada tegakan cempaka yakni sebesar 43,74%. Curah hujan dan air lolos mempunyai korelasi yang sangat kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi curah hujan, air lolospun semakin tinggi.

Referensi

Diterbitkan

2021-12-30

Terbitan

Bagian

Articles