Analisis Finansial dan Nilai Tambah Usaha Air Mawar Sebagai Produk Kosmetika Alami
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v32i3.2621Kata Kunci:
Air Mawar, Analisis Finansial, Hayami, Kosmetika Alami, Nilai TambahAbstrak
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keamanan produk telah mendorong pertumbuhan industri kosmetik berbahan alami. Air mawar merupakan salah satu produk berbasis sumber daya lokal yang berpotensi dikembangkan, namun pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial serta nilai tambah usaha pengolahan air mawar. Metode penelitian meliputi analisis finansial menggunakan indikator Revenue Cost Ratio (R/C), Return on Investment (ROI), Payback Period (PP), dan Break Even Point (BEP), serta analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha pengolahan air mawar menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp.60.596.200 dengan nilai R/C sebesar 5,51, ROI sebesar 2,24, dan periode pengembalian modal selama 0,45 tahun. Nilai BEP tercapai pada harga Rp7.829 per botol dan volume produksi sebesar 2.382 botol. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa pengolahan air mawar menghasilkan nilai tambah sebesar Rp145.500 per kilogram kelopak mawar dengan rasio nilai tambah 91% dan tingkat keuntungan 89%. Berdasarkan hasil tersebut, usaha pengolahan air mawar dinyatakan layak secara finansial dan berpotensi meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus mendukung pengembangan industri kosmetik alami berbasis sumber daya lokal.
