Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi Dalam Program Electrifying Agriculture di Desa Sukorejo Kabupaten Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v32i3.2631Kata Kunci:
Electrifying Agriculture, Pendapatan Petani, Usaha Tani PadiAbstrak
Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi nasional. Program Electrifying Agriculture yang diinisiasi oleh PT PLN merupakan salah satu upaya modernisasi pertanian melalui pemanfaatan energi listrik, khususnya pada sistem irigasi dan penggunaan alat/mesin pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usahatani padi pada implementasi program Electrifying Agriculture di Desa Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Variabel yang dianalisis meliputi jumlah tenaga kerja, biaya Electrifying Agriculture, dan produksi padi. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa sebagian besar petani telah menerapkan program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan survei dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 33 petani. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja, biaya Electrifying Agriculture, dan produksi padi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani padi di Desa Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program Electrifying Agriculture perlu didukung oleh kebijakan tarif listrik yang berpihak pada sektor pertanian, penyediaan insentif teknologi hemat energi, serta peningkatan kapasitas tenaga kerja berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahatani padi.
