Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Kelapa Dalam Di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat

Article History

Submited : June 23, 2020
Published : February 28, 2017

Pendapatan usahatani persatuan luas masih rendah dan fluktuatif sehingga tidak mampu mendukung kehidupan keluarga petani kelapa dalam secara layak. Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa adalah dengan meningkatkan nilai tambah dari produk yang selama ini di jual oleh petani dalam bentuk kelapa biji ataupun kopra. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani Kelapa Dalam di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara. Penelitian yang telah dilaksanakan di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara, waktu penelitian selama tiga bulan. Dalam penentuan sampel menggunkan acak sederhana (Simple Random Sampling). Responden penelitian ini adalah 34 orang petani  Kelapa Dalam yang berada di Desa Kasoloang. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan dan kelayakan usahatani.  Hasil penelitian  menunjukkan jumlah Pendpatan yang diperoleh petani Kelapa Dalam sebesar Rp 6.586.731/ ha /produksi. Hasil  analisis kelayakan usahatani diperoleh  Revenue of Cost ratio sebesar 2 artinya usahatani Kelapa Dalam layak untuk diusahakan.

Masse, A., & Afandi, A. (2017). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Kelapa Dalam Di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 5(1), 66 - 71. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/106
Fulltext