ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA BEKA KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI

Penulis

  • Tiana Poling Alumni Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Wildani Pingkan S.Hamzens Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Erny Sirappa Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/n834ma69

Kata Kunci:

Jagung Hibrida, Kelayakan, Pendapatan, Usahatani

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan dan tingkat kelayakan usahatani Jagung Hibrida di Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Penentuan responden dilakukan dengan metode sample random sampling, dengan mengambil sebanyak 35 responden dari total sebanyak 166 populasi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani memperoleh rata-rata pendapatan usahatani jagung hibrida adalah sebesar Rp. 6.206.437,11/1,58ha atau Rp. 3.928.124,76/ha/Mt, dengan harga jual sebesar Rp. 4500/Kg. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani responden Jagung Hibrida sebesar Rp. 18.247.839,06/1,58 ha atau Rp. 11.549.265,23/ha/Mt, dengan total biaya yang dikeluarkan rata-rata total biaya usahatani sebesar Rp. 18.247.839,06/1,58 ha atau Rp. 11.549.265,23/ha/Mt. Perubahan harga yang diterima petani memperlihatkan bahwa usahatani Jagung Hibrida di Desa Beka layak diusahakan hal ini ditunjukkan dengan nilai R/C>1(1,34). Kendala hasil penelitian juga menunjukkan yang dihadapi petani responden dalam mengelola usahatani jagung hibrida yaitu tingginya harga yang dikeluarkan untuk biaya input produksi dalam mengusahakan jagung hibrida. 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adisarwanto, T. dan Widyastuti, Erna, Y. 2002. Meningkatkan Produksi Jagung. Jakarta: Penebar Swadaya.

Badan Penyuluhan Pertanian. 2020. Data Jagung Hibrida Menurut Luas Panen, Produksi dan Produktivitas Menurut Kabupaten 2020. BPP Sulawesi Tengah. Indonesia.

Eliakim Purba. 2020. Analisis Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kecamatan Sei Rampah, Kotarih, Sei Bamban & Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. J. Insitusi Politeknik Ganesha Medan. 3 (1): 165-173.

Ermanita., Yusnida B. dan Firdaus L. N. 2004. Pertumbuhan Vegetatif Dua Varietas Jagung pada Tanah Gambut yang Diberi Limbah Pulp dan Paper. J. Biogenesis. 1 (1): 23-24.

Gustami. 2013. Indonesia Negara Agraris Di Dunia.

Halim. 2005. Hukum Dalam Tanya Jawab. Jakarta; PT. Intermasa.

Kasmir. 2006. Kewirausahaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kune, S. J. 2017. Analisis Pendapatan dan Keuntungan Relatif Usahatani Jagung di Desa Bitefa Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten TTU. Agrimor. 2 (2): 23-24.

Mantra I. 2004. Filsafat Penelitian dan Metode Sosial. Yogyakarta; Pustaka Belajar.

Marhawati. 2019. Analisis Karakteristik dan Tingkat Pendapatan Usahatani Jeruk Pamelo Di Kabupaten Pangkep. J. Ekonomi dan Pendidikan. 2 (2): 39-44.

Mulyani, S. 2004. Pendidikan Kecakapan Hidup. J. Inovasi Kurikulum. 1 (1): 21-25.

Roidah, I.S., 2015. Analisis Pendapatan Usahatani Padi Musim Hujan dan Musim Kemarau (Studi Kasus Desa Sepatan Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung). J. Agribisnis. Fakultas Pertanian. Unita. 11 (13): 45-55.

Saridewi, T.R. dan Nani, S. A. 2010. Hubungan Antara Peran Penyuluh dan Adopsi Teknologi Oleh Petani Terhadap Peningkatan Produksi Padi Di Kabupaten Tasikmalaya. J. Penyuluhan Pertanian. 5 (1): 55-61.

Soekartawi. 2003. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Soekartawi. 2002. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran.

Soekartawi. 2006. Analisis Usahatani. Ul Press. Jakarta Sugeng. 2001. Bercocok Tanaman Polowijo. Semarang: Aneka Ilmu.

Soekartawi. 2014. Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. 238 Hal.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-01

Terbitan

Bagian

Articles