Daya Tarik Metil Eugenol Terhadap Populasi Lalat Buah (Bactrocera sp.) Pada Berbagai Ketinggian Dan Warna Perangkap Pada Pertanaman Cabai Merah

Article History

Submited : June 29, 2020
Published : February 28, 2019

Bactrocera sp. merupakan salah satu hama penting pada tanaman cabai. Kehilangan hasil akibat serangan hama ini dapat mencapai 80% bahkan dapat menjadi 100% apabila tidak dilakukan pengendalian dengan segera. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh faktor kombinasi warna dan ketinggian perangkap terhadap jumlah lalat buah yang terperangkap pada pertanaman cabai merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Januari 2017 yang berlokasi di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 yaitu faktor pertama terdiri atas  perangkap warna kuning (W2), orange (W1), dan bening (W3) dan faktor kedua adalah ketinggian perangkap terdiri atas tinggi 50 cm (T1), tinggi 75 cm (T2), dan tinggi 100 cm (T3) yang masing-masing ditambahakan Metyl eugenol. Hasil penelitian menunjukan bahwa (W2,T2)  (kuning ketinggian 75 cm) lebih efektif mengendalikan lalat buah pada cabai, rata-rata lalat buah terperangkap pada warna dan ketinggian tersebut sebanyak (1758) ekor,  hasil produksi dari ketinggian dan warna juga efektif karena rata-rata hasil produksi/minggu mencapai 2,28 kg bila dibandingkan dengan hasil produksi  lainnya. Hasil penggunaan metil eugenol sangat efektif dengan tingginya jumlah dan bervariasinya lalat buah yang terperangkap sebanyak 9113 dengan empat jenis lalat buah.

Jusmanto, J., Nasir, B., & Yunus, M. (2019). Daya Tarik Metil Eugenol Terhadap Populasi Lalat Buah (Bactrocera sp.) Pada Berbagai Ketinggian Dan Warna Perangkap Pada Pertanaman Cabai Merah. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 7(1), 10 - 19. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/377
Fulltext