ANALISIS PENDAPATAN USAHA AGRO INDUSTRI KOPRA DI DESA KASOLOANG KECAMATAN BAMBAIRA KABUPATEN MAMUJU UTARA SULAWESI BARAT

Penulis

  • Baharuddin Baharuddin Mahasiswa Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako.Palu
  • Alimudin Laapo Staf Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako. Palu
  • Arifuddin Lamusa Staf Dosen Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako. Palu

Kata Kunci:

Pendapatan Usaha Agroindustri Kopra,, Desa Kasoloang

Abstrak

Pendapatan usaha persatuan luas masih rendah dan fluktuatif sehingga tidak mampu mendukung kehidupan keluarga petani kelapa dalam secara layak. Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan petani kelapa (kopra) adalah dengan meningkat kan nilai tambah dari produk yang selama ini di jual oleh petani dalam bentuk kelapa biji ataupun kopra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha kopra di Desa Kasoloang Kecamatan Bambaira Kabupaten Mamuju Utara, waktu penelitian selama dua bulan. Dalam penentuan sampel menggunkan acak sederhana (Simple Random Sampling). Responden penelitian ini adalah 31 orang petani kelapa yang berada di Desa Kasoloang. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usaha agroindustri.  Hasil penelitian menujukkan jumlah rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani dalam mengusahakan kopra sebesar Rp1.156.506,93 nilai tersebut didapatkan dari penjumlahana antara biaya tetap sebesar Rp 45.616,62/musim panen dan biaya variable sebesar Rp1.110.890,32/ musim panen, Rata-rata penerimaan yang diperoleh produsen kopra yaitu sebesar Rp 6.945.484,1/musim panen sedangkan Pendapatan yang diperoleh usaha agroindusstri kopras Sebesar Rp. 5.788.976.93 /ha/produksi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2019-08-30

Terbitan

Bagian

Articles