STATUS HARA KALIUM PADA TIGA PENGGUNAAN LAHAN BERBEDA DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Article History

Submited : February 5, 2021
Published : August 30, 2020

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui status unsur hara kalium pada tiga penggunaan lahan berbeda di Desa Masari, penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret tahun 2019, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey, sedangkan pengamatan serta pengambilan sampel tanah dilakukan berdasarkan pertimbangan peneliti (purposive sampling) yaitu dengan berdasarkan jenis penggunaan lahan. Parameter sifat kimia yang dianalisis di laboratorium yaitu: kandungan pH, Bahan Organik, kapasitas tukar kation, kalium tersedia dan kalium total. Berdasarkan hasil analisis bahan organik tanah pada ketiga penggunaan lahan tersebut mengalami penurunan dari sedang sampai dengan rendah dengan nilai pada lahan cabai (1,89-1,41%), lahan kakao (2,20-1,80%) dan lahan kelapa dalam (1,89-1,70%), kemudian nilai yang didapatkan pada analisis kapasitas tukar kation  pada lahan cabai (11,71-8,50 cmol(+)kg-1) lahan kakao (18,92-10,35 cmol(+)kg-1) dan lahan kelapa dalam (11,80-9,17 cmol(+)kg-1). Pada analisis nilai K-Tersedia tanah juga mengalami penurunan dari kriteria sedang sampai rendah dengan nilai pada lahan cabai keriting (0,41-0,30 cmol(+)kg-1), lahan kakao (0,47-0,31 cmol(+)kg-1) dan lahan kelapa dalam (0,40-0,35 cmol(+)kg-1). Berbeda dengan hasil analisis K-Total tanah yang berada pada kriteria rendah dengan nilai pada lahan cabai keriting (17,84-13,03 mg.100g-1), lahan kakao (20,32-17,45 mg.100g-1) dan lahan kelapa dalam (17,79-14,27 mg.100g-1). Dengan kata lain hasil penelitian menunjukan bahwa ada penurunan hara kalium di dalam tanah sampai pada kedalaman 60 cm, diduga penurunan hara kalium disebabkan karena pengolahan lahan oleh petani yang kurang baik dan kurang memperhatikan kondisi tanah. Pada setiap penggunaan lahan tersebut juga memiliki nilai pH yang netral hal ini dapat membantu menyediakan unsur hara kalium bagi tanaman, namun tidak didukung pengolahan lahan oleh petani. 

Agromedia, Redaksi. 2007. Petunjuk pemupukan. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Bakri, I., A. R.Tahaha, dan isrun. 2016. Status Beberapa Sifat Kimia Tanah Pada Berbagai Pengunaan Lahan di DAS Paboya Kecamatan Palu Selatan. e-J.Agrotekbis, 4 (1) :16-23.

Hanafiah, K, A., 2014. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Rajagrafindo Persada: Jakarta.

Hardjowigeno, S., 2015. Ilmu Tanah. Edisi Baru Cetakan VIII, Akademika Pressindo, Jakarta.

Munawar, A. 2013. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Press, Bogor.

Novizan. 2002. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. AgroMedia Pustaka. Depok.

Nursyamsi, D dan Suprihati., 2005. Sifat-Sifat Kimia dan Mideralogi Tanah Serta Kaitannya Dengan Kebutuhan Pupuk Untuk Padi (Oryza sativa), Jagung (Zea mays), dan Kedelai (Glycine max). Buletin Agronomi (33) 3 40-47.

Nyakpa, M.Y., A.M.Lubis., M.A.Pulung., A.G.Amrah.,A.Munawar., G.B.Hong., dan N.Hakim. 1988. Kesuburan Tanah. Penerbit Universitas Lampung. Lampung.

Rahmah, Siti, Yusran., dan H. Umar. 2014. Sifat Kimia Tanah Pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan Di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Warta Rimba. 2(1), 88-96.

Rauf, A., 2007. Peta Status Hara Dan Sifat Kimia Tanah. Medan.
Sari devi, 2013. Perbedaan Sifat Biologi tanah Pada Berbagai Tipe Penggunaan Lahan di Tanah Andisol, Inceptisol, dan Vertisol. Jurnal Agroeteknologi Tropika Vol. 2, No. 4, Semarang.

Sutedjo, MM dan A,G, Kartasapoetra., 1988. Pengantar Ilmu Tanah Terbentuknya Tanah dan Tanah Pertanian. Bina Askara: Jakarta.

Sri Erlita Apriliani, Farida Manalu., 2005. Analisis Tanah, Tanaman, Air dan Pupuk. Balai Penelitian dan Pembangunan Pertanian Bogor.

Topan. 2007. Cara Tepat Memupuk Tanaman Hias. AgroMedia Pustaka. Depok.

Wahyudi, I., 2009. Manfaat Bahan Organik Terhadap Peningkatan Ketersediaan Fosfor dan Penurunan Toksisitas Aluminium di Ultisol. Desertasi Program Doktor. Universitas Brawijaya. Malang.

Wijanarko, A., Sudaryono, Dan Sutarno. 2007. Karakteristik Sifat Kimia dan Fisika Tanah Alfisol Di Jawa Timur dan Jawa Tenga. Iptek Tanaman Pangan. Malang.

Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi pengolahannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategipengolahannya.Yogyakarta:Graha Ilmu.
Pratama, P. R., Wahyudi, I., & Khaliq, M. (2020). STATUS HARA KALIUM PADA TIGA PENGGUNAAN LAHAN BERBEDA DI DESA MASARI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 8(4), 731 - 739. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/716
Fulltext