EFEKTIVITAS MIKROBA ENDOFIT TERHADAP HASIL TANAMANPADI GOGO LOKAL (Oryza sativa L.)

Authors

  • Fadli Fadli Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Usman Made Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Adrianton Adrianton Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Keywords:

Efektifitas, Mikroba Endofit, Padi Gogo Lokal

Abstract

Kebutuhan beras sebagai salah satu sumber pangan utama penduduk Indonesia terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dengan laju 2% per tahun (Sadimantara dan Muhidin, 2012). Bakteri endofit  merupakan saprofit  yang  hidup  dan  berasosiasi dengan jaringan  tanaman yang sehat  tanpa  menimbulkan  gejala penyakit (Backman  and Sikora, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas mikroba endofit  dari berbagai sumber isolat pada hasil tanaman padi gogo lokal. Penelitian dilakukan di Green House Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, pada ketinggian ± 65-70  m dpl, dimulai Pada bulan Oktober  2017 sampai Maret  2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap.  Perlakuan yang dicobakkan yakni berbagai isolat mikroba endofit yang berasal dari kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah yaitu. (1). Tanpa mikroba, (2). Sumber pada koordinat 103310” LS 1190’57’9” BT isolat mikroba endofit dari Desa winatu, koordinat dengan ketinggian 979,6 m dpl, (3). Sumber pada koordinat 10 32’13” LS 1190 58’38” BT isolat mikroba endofit dari Desa winatu, koordinat dengan ketinggian 957,3 m dpl), (4). Sumber pada koordinat 10 32’21” LS 119058’9” BT isolat mikroba endofit dari Desa winatu,koordinat dengan ketinggian 850,8 m dpl), Setiap perlakuan diulang sebanyak enam kali, dan setiap perlakuan diwakili dua polybag  sehingga diperoleh 4×6×2 = 48 unit percobaan. Hasil peneltian didapatkan salah satu isolat mikroba yang baik dalam proses pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo lokal.  yaitu isolat mikroba endofit dari Desa Winatu, koordinat dengan ketinggian 957,3 m dpl mampu menghasilkan anakan maksimum yang lebih banyak, pada jumlah anakan produktif isolat mikroba endofit, koordinat dengan ketinggian 850,8 m dpl menghasilkan malai yang lebih banyak, dan  mengasilkan malai yang lebih panjang. mikroba endofit koordinat dengan ketinggian 979,6 m dpl menghasilkann  jumlah gabah yang lebih banyak, dan menghasilkan bobot 1000 biji KA 14% yang lebih berat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2020-12-28

Issue

Section

Articles