PENGARUH DOSIS PUPUK KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica chinensis L.)

Authors

  • Fathiya Rahma Alumni Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Sri Anjar Lasmini Dosen Program Studi Agroteknologi fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/swy9f794

Keywords:

Brasicca chinensis L., Pupuk Kotoran Puyuh, Pupuk Organik, Sawi Hijau

Abstract

Sawi hijau (Brasicca chinensis L.) merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang tergolong dalam Famili Cruciferae dan banyak digemari oleh masyarakat. Salah satu jenis sayuran yang bernilai ekonomis tinggi serta sangat popular. Selain harganya yang murah sawi hijau juga memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi bagi kesehatan. Sawi hijau memerlukan tanah yang subur untuk dapat meningkatkan hasil dan pertumbuhannya, untuk mendapatkan tanah yang subur, pemberian pupuk kandang menjadi salah satu solusi dan alternatif dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau, karena pemberian pupuk kandang pada tanah dapat menjadi penyedia unsur hara yang dibutuhkan tanaman sawi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran puyuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lolu, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Waktu penelitian pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan dosis pupuk kotoran puyuh dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan. Dosis pupuk organik kotoran puyuh adalah P0 = Kontrol, P1 = 100g/polibag pupuk kotoran puyuh (20 ton/ha), P2 = 150 g/polibag pupuk kotoran puyuh (30 ton/ha), P3 = 200 g/polibag pupuk kotoran puyuh (40 ton/ha), P4 = 250 g/polibag pupuk kotoran puyuh (50 ton/ha), P5 = 300 g/polibag pupuk kotoran puyuh (60 ton/ha), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan analisis keragaman (uji F 5 %), bila perlakuan berpengaruh nyata analisis akan dilakukan uji lanjut dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ 5%). Hasil Penelitian menunjukkan pemberian pupuk kotoran puyuh pada tanaman sawi hijau dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah pemberian pupuk kotoran puyuh 250 gram/polibag yang ditunjukkan oleh semua variabel pengamatan yang diamati.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, S. R., Pinandoyo dan Herawati, V. E. 2017. Pengaruh Waktu Fermentasi Limbah Bahan Organik (Kotoran Burung Puyuh, Roti Afkir dan Ampas Tahu) sebagai Pupuk untuk Pertumbuhan dan Kandungan Lemak Daphnia magna. e-J. Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. 6 (1): 653-668.

Dierolf, T., T. Fairhurst, and E. Mutert. 2000. Soil Fertility kit: a Toolkit for Acid Upland Soil Fertility Management in Southeast Asia. PPI & PPIC.

Ervina, M. K. dan L. Silitonga. 2013. Pengaruh Lama Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Limbah Kotoran Ternak Sapi Terhadap Kualitas Pupuk Kompos. J. Agri Peat. 4 (1): 1-16.

Isnaini M. 2006. Pertanian Organik. Kreasi Wacana. Yogyakarta. Hal 247-246.

Kardin. 2013. Teknologi Kompos. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat.

Kusuma, E. M. 2012. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang Kotoran Puyuh Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Putih (Brassica juncea L.). J. Ilmu Hewani Tropika. 1 (1): 7-11.

Laki, S. A., Wahyuningrum, A. M., Nurjasmi, N. 2021. Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kale (Brasicca oleracea Acephala) Sistem Vertikultur. J. Ilmiah Respati. 12 (2): 133-146.

Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Maulana Y. 2020. Penampilan Agronomi Beberapa Aksesi Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) Asal Bogor pada Berbagai Komposisi Pupuk N-organik. J. Agronida. 6 (2): 22-25.

Putra, Dian E., Yetty H., dan Saputra, I,. S. 2012. Pengaruh Sisa Dolomit dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Caisim (Brassica Chinensis) Di Lahan Gambut. J. Repository Universitas Riau. 3 (2): 29-31.

Rosmarkam, A. dan Yuwono, W. N. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Rukmana, R. 2007. Bertanam Petsai dan Sawi. Kanisus. Yogyakarta. Hal. 11-13.

Suriadikarta, D. A., T. Prihatini, D. Setyorini, dan W. Hartatik. 2005. Teknologi Pengelolaan Bahan Organik Tanah. Hal. 169-222.

Yulia, A. E., Murniati dan Fatimah. 2011. Aplikasi Pupuk Organik pada Tanaman Caisim untuk Dua Kali Penanaman. J. Sagu. 1 (10): 14-19.

Zatnika, I. 2010. Teknik dan Strategi Budidaya Sawi Hijau. Jakarta: Media Indonesia.

Published

2026-07-02

Issue

Section

Articles