ANALISIS PEMASARAN CABAI MERAH KERITING DI DESA JONO OGE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Keywords:
Pemasaran,, Cabai Merah Keriting,, Margin,, Efisiensi.Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran cabai merah keriting, besarnya marjin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran, besarnya bagian harga yang diterima oleh produsen pada masing-masing saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran cabai merah keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. 33 responden produsen cabai merah keriting dari 50 petani cabai merah keriting yang ada di Desa Jono Oge, penentuan responden menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling method), metode penjajakan (tracing sampling) sebanyak 3 orang pedagang, yang terdiri atas 1 orang pedagang pengumpul tingkat kecamatan dan 2 orang pedangang pengecer ditingkat Kota Palu, sedangkan responden konsumen sebanyak 5 orang yang di tentukan (purposive), sehingga jumlah keseluruhan responden sebanyak 41 orang. Hasil analisis menunjukan bahwa, saluran pemasaran cabai merah keriting di daerah penelitian tersebut dua saluran :1.Petani Pedagang Pengumpul Pedagang Pengecer Konsumen. 2. Petani Pedagang Pengecer Konsumen. Total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu sebesar Rp 6.000 dan total margin pemasaran cabai merah keriting yang diperoleh untuk saluran kedua sebesar Rp 3.000. Bagian harga yang diterima petani saluran pertama sebesar 82,60% dan bagian harga yang diterima petani pada saluran kedua sebesar 86,36%, sehingga bagian yang paling besar diterima petani adalah pada saluran pertama. Saluran pertama ini efisiensinya sebesar 3,04%, sedangkan pada saluran kedua nilai efisiensinya sebesar 1,81%. Dari dua saluran pemasaran cabai merah keriting tersebut, saluran yang efisien adalah saluran kedua.
