ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA TOMPIRA KECAMATAN PETASIA TIMUR KABUPATEN MOROWALI UTARA

Penulis

  • Zulkifli Zulkifli Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Saharia Kassa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Dance Tangkesalu Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Usahatani, Jagung Hibrida, Analisis pendapatan, Kelayakan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung pendapatan dan tingkat kelayakan yang di peroleh petani Jagung Hibrida di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara. Penelitian ini dilaksanankan di Desa Tompira pada bulan Desember 2016-Maret 2017. Responden dalam penelitian ini adalah petani jagung hibrida di DesaTompira. Penentuan responden menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) jumlah sampel sebanyak 38 petani jagung hibrida. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan dan kelayakan usahatani. Pendapatan rata-rata usahatani jagungĀ  sebesarĀ  Rp 4.155.127,37/0,65ha atau Rp 6.378.300,95/ha, rata-rata penerimaan usahatani jagung Rp. 9.629.144,74/0,65ha atau Rp.14.781.155,32/ha dengan total biaya usahatani yang di keluarkan oleh petani sebesar Rp.5.474.017,37/0,65ha atau Rp.8.402.854,37/ha. Sedangkan untuk tingkat kelayakan usahatani jagung hibrida di DesaTompira layak diusahakan yang ditunjukan dengannilai R/C>1 (1,76).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2021-12-15

Terbitan

Bagian

Articles