PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) PADA BERBAGAI KOMBINASI NPK DAN BIOURIN SAPI

Penulis

  • Andriansyah Andriansyah Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Yohanis Tambing Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Ramli Ramli Staf Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Biourin sapi, Hasil, NPK, Pertumbuhan

Abstrak

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh kombinasi pupuk NPK dan biourin sapi pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2018 sampai September 2018 di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian  disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan yaitu : P1 = 100% NPK (2 gram/tanaman) Tanpa Biourin sapi. P2 = 100% NPK (2 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). P3 = 75% NPK (1,5 gram/tanaman) Tanpa Biourin Sapi. P4 = 75% NPK (1,5 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). P5 = 50% NPK (1 gram/tanaman) Tanpa Biourin Sapi. P6 = 50% NPK (1 gram/tanaman) + Biourin Sapi (40 ml/tanaman). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemberian pupuk NPK yang dikombinasikan dengan Biourin sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang produktif, saat munculnya bunga, jumlah buah, dan bobot buah tanaman cabai rawit. Pemberian dosis NPK 100% (2 gram/tanaman) + Biourin sapi (40 ml/tanaman) memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit terbaik.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2020-04-29

Terbitan

Bagian

Articles