ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI DI DESA LARIANG KECAMATAN TIKKE RAYA KABUPATEN MAMUJU UTARA

Penulis

  • Risdalia Risdalia Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Dance Tangkesalu Staf Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Sulmi Sulmi Staf Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Kata Kunci:

Analisis Pendapatan, Usahatani Kedelai, Desa Lariang

Abstrak

Produktivitas usahatani akan semakin tinggi bila petani atau produsen mampu mengalokasikan input produksi secara optimal guna mendapatkan keuntungan. Desa Lariang merupakan penghasil kedelai terbesar di  Kecamatan Tikke Raya, tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan petani kedelai di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara, pada Bulan Mei sampai dengan Juni 2018. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus dengan mengambil jumlah keseluruhan terhadap semua petani kedelai sebanyak 26 petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani kedelai yang diperoleh dari selisih antara penerimaan dikurangi selisih biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi kedelai di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Mamuju Utara yakni penjumlahan antara total biaya tetap dan total biaya variabel sebesar  Rp. 3.515.925/0,76 ha/MT atau sebesar Rp. 4.626.217/ha/MT dan diperoleh penerimaan sebesar Rp. 8.154.192/0,76 ha/MT atau sebesar  Rp. 10.729.200/ha/MT sehingga pendapatan diperoleh sebesar Rp. 4.638.266/0,76 ha/MT atau sebesar Rp. 6.102.981 /ha/MT

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2020-08-28

Terbitan

Bagian

Articles