ANALISIS PENDAPATAN USAHA KOPRA DI DESA SIWALEMPU KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA

Article History

Submited : April 4, 2024
Published : March 16, 2024

Produk kopra adalah salah satu komoditi andalan Indonesia yang di pasarkan ke manca negara, sebagai bahan pembuatan berbagai produk seperti minyak goreng, margarin, deterjen hingga bahan bakar bio diesel. Saat ini sebagian besar kopra yang di ekspor Indonesia masih dalam bentuk CCO. Namun pengembangan lebih lanjut menjadi produk lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi akan dapat menaikkan nilai ekspor dan membantu pengembangan industri pengolahan kopra dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha kopra di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada bulan Januari sampai dengan Maret 2022. Jumlah responden sebanyak 31 orang dari 108 orang yang melakukan usaha kopra. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (Purposive). Data primer dalam penelitian diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yang terpilih yang dibantu dengan daftar pertanyaan (kuisioner), sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur dan instansiinstansi yang terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh produsen kopra di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten donggala menggunakan alat analisis pendapatan sebesar Rp.178.249.269 selama satu kali produksi, diperoleh dari pengurangan antara penerimaan sebesar Rp.279.760.000 dengan total biaya usaha kopra sebesar Rp.101.510.731 dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp.5.749.976,42 selama satu kali produksi (3 bulan).
Fulltext