ANALISIS NILAI TAMBAH NILAM MENJADI MINYAK ATSIRI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PENYULINGAN NILAM DI DESA SIOYONG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA

Authors

  • Harma Harma Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Rustam Abd Rauf Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Siti Yuliaty Chansa Arfah Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/jpa.v3i2.2262

Keywords:

Minyak Atsiri, Nilai Tambah, Industri Penyulingan Nilam

Abstract

Nilam adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang umumnya dimanfaatkan bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya. Harga yang terbilang bagus dan mudah dalam pembudidayaan membuat petani gencar menanam nilam. Industri rumah tangga penyulingan nilam Desa Sioyong merupakan salah satu industri yang memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai tambah yang dihasilkan dalam memproduksi nilam menjadi minyak nilam. Penelitian ini dilaksanakan di desa Sioyong Kecamatan Dampelas pada Bulan Mei sampai Bulan Juli 2023. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan responden yaitu pimpinan industri penyulingan nilam dengan menggunakan daftar pertanyaan (quisioner) sedangkan data sekunder diperoleh dari instansiinstansi terkait dan literatur-literatur yang diperlukan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp.4.950, besarnya rasio nilai tambah sebesar 0,426%. Industri penyulingan nilam yang memproduksi minyak nilam memiliki nilai tambah, hal ini disebabkan oleh harga minyak nilam yang cukup tinggi.

References

Downloads

Published

2024-07-12

Issue

Section

Articles