STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH TERNAK SAPI PADA KOMUNITAS TORA-TORA DI KELURAHAN PANTOLOAN KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU

Authors

  • Risanti Syam Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Dafina howa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Al Alamsyar Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/jpa.v4i1.2532

Keywords:

Pupuk Organik, Komunitas Tora-tora, Analisis SWOT

Abstract

Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang mengalami proses pelapukan atau dekomposisi. pupuk organik memiliki keunggulan ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah. pupuk organik ini juga suatu usaha yang cukup menjanjikan yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (kekuatan - kelemahan) dan faktor eksternal (peluang – ancaman) dalam mendukung perkembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Penentuan responden ini ditentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responen 9 yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 4 orang karyawan, 2 orang konsumen, 1 orang perwakilan badan penelitian pembangunan daerah kota palu, 1 orang pesaing dari komunitas berbeda. Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi pengembangan usaha yang diterapkan komunitas tora-tora yaitu strategi S-O dimana faktor kekuatan = 3,31 dan Peluang 3,53 lebiih besar dibandingkan faktor kelemahan = 2,30 dan ancaman 2,00 dengan perbandingan faktor internal = 1,02 (sumbun X) dan faktor eksternal = 1,53 (sumbu Y). Untuk menerapkan pengembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora berada pada strategi S-O yaitu kuadran I, dimana pada posisi ini menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Alternatif strategi yaitu memanfaatkan kekuatan sebagai pelatih wirausahawan yang memiliki dukungan langsung dan binaan dari pemerintah, memanfaatkan teknologi yang sudah memadai dengan harga produk standar dan tenaga kerja yang berpengalaman dan lokasi yang strategis menciptakan harga produk standar.

References

Downloads

Published

2025-03-24

Issue

Section

Articles