FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA BANGKIR KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLI-TOLI
DOI:
https://doi.org/10.22487/k7wvyk10Keywords:
Luas Lahan, Produksi Padi, Pengalaman Petani, Pendidikan, Tanggungan KeluargaAbstract
Berusahatani padi sawah merupakan sumber penghidupan utama masyarakat Desa Bangkir, dengan total produksi mencapai 2.766 ton dari luas lahan 611 hektare dan produktivitas 4,53 ton per hektare. Namun, dalam beberapa tahun terakhir sektor pertanian mengalami dinamika perubahan pola tanam, di mana sebagian petani beralih ke tanaman hortikultura yang lebih cepat panen atau ke sektor non-pertanian seperti usaha sarang burung walet yang dinilai lebih menguntungkan. Kondisi lahan yang mulai mengering serta rendahnya hasil panen padi sawah menjadi faktor pendorong perubahan ini. Kajian ini dimaksudkan
untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi sawah di Desa Bangkir. Penelitian telah dilaksanakan pada Desember 2024 sampai Mei 2025 menerapkan metode kuantitatif melalui pendekatan regresi linier berganda. Sampel ditentukan menggunakan metode proportionate stratified cluster sampling dengan unit klaster berupa 13 kelompok tani. Dari total populasi 395 petani, diperoleh 40 responden aktif yang dipilih secara acak dari setiap kelompok tani. Hasil pengujian data mengindikasikan bahwa dari keempat variabel independen yang dianalisis, luas lahan merupakan satu-satunya faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah. Sementara itu, faktor pengalaman bertani, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan terakhir petani terbukti tidak memiliki keterkaitan yang kuat secara statistic.