ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO SISTEM SAMBUNG PUCUK DI DESA AKO KECAMATAN PASANGKAYU KABUPATEN PASANGKAYU

Penulis

  • Syahrian S Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Muhammad Fardal Pratama Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • Moh Alfit A. Laihi Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/jpa.v2i1.1646

Kata Kunci:

Biaya, Penerimaan, Produksi, Analisis Pendapatan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tingkat pendapatan yang diperoleh petani dari kakao sistem sambung pucuk. Tanaman kakao sistem sambung pucuk mengalami penurunan produktivitas, hal ini disebabkan adanyaa serangan hama dan penyakit, penerapan teknologi budidaya yang belum optimal, penggunaan jenis tanaman yang memiliki potensi produksi rendah ataupun kondisi tanaman yang Sebagian telah tua. Penelitian ini dilakukan di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu dengan responden sebanyak 32 responden dengan populasi 115 petani. Penentuan sampel dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling). Pendekatan yang dilakukan untuk menjawab tujuan ini adalah analisis pendapatan yaitu rasio antara penerimaan dan total biaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usahatani kakao sebesar Rp. 5.556.576,11/1,63 Ha/bulan atau Rp. 3.408.942,4/Ha/bulan.

Referensi

Diterbitkan

2022-11-28

Terbitan

Bagian

Articles