Analisis Nilai Tambah Usaha Abon Sapi pada IKM Cendana Food di Kota Palu

Penulis

  • I Made Adit Widiarta Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Hadayani Hadayani Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako
  • Dian Safitri Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.22487/jpa.v4i1.2524

Kata Kunci:

Nilai Tambah, Abon Sapi, IKM Cendana Food

Abstrak

IKM Cendana Food, sebuah bisnis yang berlokasi di Palu, berfokus pada pengolahan daging sapi menjadi produk khas yang dikenal sebagai abon sapi. Kenaikan harga bahan baku baru-baru ini telah mempengaruhi struktur biaya dan nilai yang dihasilkan dari produksi abon sapi mereka. Studi ini dimaksudkan agar dapat mengevaluasi peningkatan nilai tambah yang dihasilkan dari teknik produksi abon sapi yang dilakukan oleh IKM Cendana Food. Dengan menggunakan metode Hayami untuk analisis, ditemukan bahwa selama bulan Februari 2024, perusahaan mengolah 60 kg daging sapi, yang kemudian diubah menjadi 300 unit abon sapi, dengan masing-masing kemasan seberat 100 gram. Studi ini menemukan bahwa pengolahan daging sapi menjadi abon sapi memberikan nilai tambah sebesar Rp 54.487 per kilogram, yang berujung pada margin keuntungan sebesar Rp 17.564 per kilogram, atau tingkat pengembalian investasi sebesar 32,23%. Nilai tambah dalam produksi abon sapi bergantung pada faktor-faktor seperti nilai produk akhir, biaya bahan baku, dan nilai kontribusi input lainnya.

Referensi

Diterbitkan

2025-03-17

Terbitan

Bagian

Articles