PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT SEBELUM DAN SESUDAH KREDIT USAHA RAKYAT DI DESA SALUBIRO

Penulis

  • Dian Tri Putri N Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako.
  • Ali Akrab Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako.
  • Siti Yuliaty Chansa Arfa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako.

Kata Kunci:

Perbandingan, Pendapatan, Kredit usaha rakyat

Abstrak

Penelitian ini untuk mengkaji perbedaan tingkat pendapatan petani kelapa sawit sebelum serta sesudah menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun populasi penelitian terdiri atas 119 petani kelapa sawit penerima KUR yang berada di Desa Salubiro, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah. Sampel penelitian ditentukan sebanyak 32 responden dengan menggunakan rumus Slovin. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner dan wawancara, sementara analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata pendapatan petani sebelum menerima KUR adalah Rp18.995.500, dan meningkat menjadi Rp39.941.681 setelah menerima KUR, dengan selisih rata-rata sebesar Rp20.946.181. Temuan ini menunjukkan bahwa KUR berperan penting dalam penyediaan modal usaha tani yang berdampak pada peningkatan pendapatan, sehingga program KUR dapat dipandang sebagai instrumen kebijakan yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-12

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT SEBELUM DAN SESUDAH KREDIT USAHA RAKYAT DI DESA SALUBIRO. (2026). Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development), 5(1), 34-43. http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/jpa/article/view/2868