Karakter Agronomi Beberapa Galur Padi Gogo Lokal Hasil Ratun di Desa Kaduwaa Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso
DOI:
https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v33i1.2780Kata Kunci:
Dataran Tinggi Napu, Padi Gogo RatunAbstrak
Pertumbuhan penduduk di Indonesia yang terus meningkat, menimbulkan kebutuhan beras sebagai makanan pokok semakin tinggi, salah satu upaya meningkatkan produksi padi adalah dengan menggunakan sitem ratun. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh karakter agronomi beberapa galur padi gogo lokal hasil ratun yang memiliki hasil dan produksi tertinggi. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan pertanian di Desa Kaduwaa (Dataran Tinggi Napu) pada ketinggian tempat 900 - 1200 mdpl, dengan letak geografis 01o 27’45” LS dan 120o 22’32” BT, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Waktu penelitian dimulai dari bulan Juli sampai April 2025. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Penelitian ini menggunakan 6 galur padi gogo lokal yaitu G1= Kalendeng, G2=Kalendeng Hitam Putih, G3= Tako, G4=Tako Panjang, G5=Puyutas, G6= Dongan yang diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 24 petak percobaan. Parameter yang digunakan meliputi: Tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, panjang malai, jumlah gabah per malai, jumlah gabah hampa, berat 1000 gabah, panjang gabah, ketebalan gabah, lebar gabah, produksi ton per hektar. Hasil penelitian diperoleh bahwa galur tako, kalendeng, dan puyutas merupakan galur dengan karakter agronomi terbaik dan galur dengan penurunan produksi paling rendah.
Unduhan
Referensi
Abbas, W., Riadi, M., & Ridwan, I. (2015). Respon Tiga Varietas Padi (Oryza sativa L.) Pada Berbagai Sistem Tanam Legowo. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Agrokompleks, 1(2), 45–55.
Arinta, K., & Lubis, I. (2018). Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Kultivar Padi Lokal Kalimantan. Bul Agrohorti, 6(2), 221–230.
Aritonang, D. (2023). Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Kultivar Padi Gogo (Oryza Sativa L) Yang Ditanam Digawangan Kelapa Sawit. Universitas Medan Area, 1(1); 14–18.
Badan Pusan Statistik Sulteng. (2024). Peningkatan dan penurunan produksi padi Sulawesi Tengah.
Hartanti, A., dan R. J. (2017). Induksi Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Padi (Oryza Sativa) Varietas Ir64 Dengan Aplikasi Jarak Tanam Dan Jumlah Bibit Per Titik Tanam. Jurnal Agrotechbiz, 4(1), 35–43.
Hidayat, F., & Ete, A. (2025). Pertumbuhan Dan Hasil Padi Gogo Lokal Kultivar Dongan Pada Pemberian Pupuk Anorganik Dan Pupuk Organik Cair. Agrotekbis, 13(1), 51–61.
Ilham, Afrijon, & Jefri, P. (2021). Pengaruh Umur Pemotongan Terhadap Panjang Daun, Lebar Daun, Dan Kandungan Protein Daun Padi ( Oriza Satifa L) Varietas PB-42 Pada Sistem Mina Padi. Jurnal Embrio, 13(13), 45–56.
Jahari, M., & Sinaga, P. H. (2020). Menyiasati Penyempitan Musim Tanam Padi Dengan Budidaya Ratun Dan Salibu. Dinamika Pertanian, 35(3), 65–72. https://doi.org/10.25299/dp.2019.vol35(3).4566
Karlinah, K., Mahmud, Y., Sumarna, P., Tohidin, T., & Laila, F. (2023). Keragaan Agronomi Beberapa Varietas Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Pada Pola Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt). AgroWiralodra, 6 (2), 53
Ladoane, I., Samudin, S., & Made, U. (2021). Karakter morfologi beberapa kultivar padi gogo lokal. J Agrotekbis, 12 (4), 914–922.
Maemunah, Jeki, Samudin, S., Mustakim, & Handayani, N. T. (2021). Pendugaan Kemiripan Sifat Dan Beberapa Karakter Agronomi Padi Gogo Lokal. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 28(3), 204–212.
Mapegau, M., Paiman, A., & Marlina, M. (2018). Karakter Agronomi Padi Ratun (Oriza Sativa. L) Varietas Lokal Pasang Surut Tanjung Jabung Timur. Jurnal Agroecotania, 1(1), 43-49.
Nareswari, A. H. P., Sulistyono, E., & Santosa, E. (2021). Pertumbuhan dan Hasil Ratun Tiga Ekotipe Padi berdasarkan Tinggi Pemotongan Berbeda. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 49(1),16–22.
Nurkholis, A., Muhaqiqin, M., & Susanto, T. (2020). Analisis Kesesuaian Lahan Padi Gogo Berbasis Sifat Tanah dan Cuaca Menggunakan ID3 Spasial (Land Suitability Analysis for Upland Rice based on Soil and Weather Characteristics using Spatial ID3). JUITA: Jurnal Informatika, 8(2), 235–244.
Salawati, S., Ende, S., & Suprianto, S. (2021). Pengaruh Sistem Tanam Terhadap Berat 1000 Butir Padi Sawah Varietas Cigeulis Dan Ciherang. Agrifor, 20(1), 113.
https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i1.5026
Wahyudhi, A., Herawani, F., Tirto, M., Rifatunidaudina, R., Mastura, S., Mora, A. M., Rahmawati, N., & Barojo, A. (2024). Keragaman Sifat Fisik Padi Lokal Di Desa Ture, Jambi. Jurnal Agrotopika, 23(2), 299–304.
Wahyuningrum, A., Zamzami, A., & Agusta, H. (2023). Pengaruh Bobot 1,000 Butir terhadap Field Emergence, Pertumbuhan dan Produksi pada Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.). Buletin Agrohorti, 10(3), 321–330.
