RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L.) TERHADAP PUPUK ORGANIK CAIR DAN PUPUK ORGANIK PADAT
DOI:
https://doi.org/10.22487/g8rf9w05Kata Kunci:
POC Urine Sapi, Pupuk Organik Padat, KedelaiAbstrak
Produksi kedelai di Indonesia hanya mampu memenuhi 30% konsumsi dalam negeri, sisanya dipenuhi melalui impor. Rendahnya produksi kedelai Indonesia salah satunya dikarenakan belum maksimalnya pengetahuan petani dalam penggunaan teknologi produksi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan semakin berkurangnya sumber daya lahan yang subur karena penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair dan dosis pupuk organik padat terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah, dimulai dari bulan September sampai November 2022,. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial terdiri atas dua faktor dengan pengulangan 3 kali. Faktor pertama adalah Pupuk Organik Cair Urine sapi dengan 4 Taraf yakni : 100 ml/L,150 ml/L,200 ml/L, 250 ml/L. Faktor kedua adalah pupuk organik padat dengan 3 taraf yakni : 10 t/ha, 20 t/ha, 30 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara POC urine sapi dan pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai dengan kombinasi terbaik pada pemberian POC 200 ml/L dan pupuk organik padat 20 t/ha. Secara mandiri Konsentrasi POC 100 ml/L menghasilkan tanaman tertinggi dan jumlah polong terbanyak, dan dosis pupuk organik padat 30 t/ha menghasilkan jumlah daun.
Unduhan
Referensi
Ampnir, M. L., Tethool, J., & Pattiasina, J. W. 2012. Inventarisasi Jenis-Jenis Hama Utama Dan Ketahanan Biologi Pada Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L.) Di Kebun Percobaan Manggoapi Manokwari. Agrotek, 3(3) :32-44.
Agustina, L. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Cetakan II. Rineka Cipta, Jakarta. Hal 80
Alfandi 2011 Respons Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Kultifar Anjasmoro Terhadap Inokulasi Cendawan Mikoriza Vasikular Arbuskular (MVA) dan Pemeberian Pupuk Kalium. Jurnal Agrotropika. 16(1): 9-13.
Aslamiah, I. D., dan Sularno, S. 2018. Respons Pertumbuhan dan Produksi Kacang Tanah Terhadap Penambahan Konsentrasi Pupuk Organik dan Pengurangan Dosis Pupuk Anorganik. Prosiding Semnastan, Hal. 115-126.
Asra, R. Samarlina, R,A. Silalahi, M. 2020. Hormon Tumbuhan Auksin, Sitokinin, Giberelin, Etilen, Asam Absisat, Editor : Indri Jatmoko, S. Si (Teol)., MM Cetakan I Jakarta. Penerbit : UKI Press. Hal 176
Balitkabi 2010. Hasil Utama Penelitian Kacang - Kacangan dan Umbi - Umbian. Hal 57
Badan Pusat Statistik (BPS), 2021. Analisis Produktifitas Jagung dan Kedelai Di Indonesia.
Dinas TPH, 2022. Pemprov Sulteng Dorong Petani Tingkatkan Produksi Kedelai (Glycine max L.) https://sulteng.antaranews.com/berita/ 251745/
Ependi H, Evita, dan Martino D. 2021 Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Urine Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Agriculture. Hal 1-12
Handayani, T. Hidayat, IM. 2012. Keragaman Genetik dan Heritabilitas Beberapa Karakter Utama Kedelai Sayur dan Implikasinya Untuk Perbaikan Produksi. J.Hort. 22(4):327-333.
Hassan, A. A., Kashka, G. O., dan Sabahelkhier, M. K. 2013. Cow Urine (Tei Orkey) Uses By Ghulfun Tribe (Ancho) In Noba Mountains, State Of Southern Kordofan, As Therapy and Food Additive. 3(11):1057-1059.
Indrawaty, V. P. 2017. Pengaruh Penggunaan Urine Sebagai Sumber Nitrogen Terhadap Bentuk Fisik dan Unsur Hara Kompos Feses Sapi (Doctoral Dissertation, UNIVERSITAS JAMBI). Repository .unja.ac.id. Hal 1-10.
Jumrawati. 2008. Efektifitas Inokulasi Rhizobium sp. Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai Pada Tanah Jenuh Air. LIPI Press. Jakarta
Karimah, A, Purwanti, S, Rogomulyo, R. 2013. Kajian Perendaman Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) Dalam Urine Sapi dan Air Kelapa Untuk Mempercepat Pertunasan. 2(2):1 – 6.
Lakoro, O., dan Djamaluddin, I. 2022. Pengaruh Sistem Pengolahan Tanah dan Pemberian Berbagai Macam Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 2(1):137-142.
Lab Tanah, 2021. Analisi Tanah Dilahan Faultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu.
Lingga, P. 2001. Petunjuk dan Cara Pemupukan. Cetakan XVII. Bathara Karya Aksara. Jakarta. Hal 150
Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., dan Murtilaksono, A. 2021. Pupuk dan Pemupukan. Syiah Kuala University Press. Hal 136
Marsuhendi, R., Okalia, D.,dan Sasmi, M. 2021. Pengaruh Pemberian Berbagai Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Pada Tanah Ultisol. Green Swarnadwipa: Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian, 10(2):300-306.
Melati, M., A. Asiah, D. Rianawati. 2008. Aplikasi Pupuk Organik dan Residunya Untuk Produksi Kedelai Panen Muda. 36(3):204-213.
Musnawar, A. 2011. Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor. Hal 250.
Mukhlis, 2017 Unsur Hara Makro dan Mikro Yang Dibutuhkan Oleh Tanaman https://dtphp.luwuutara kab .go.id/berita/3/
Notohadiprawiro, T., Soekodarmodjo, S.dan Sukana, E. 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Peningkatan Efisiensi Pemupukan. Yogyakarta :Universitas Gadjah Mada. Hal 01-19.
Purba, R. V. U., dan Sudiarso, S. U. 2020. Pengaruh Pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pupuk Kandang Sapi Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Produksi Tanaman, 8(6):9-12
Prasetyo, R. 2014. Pemanfaatan Berbagai Sumber Pupuk Kandang Sebagai Sumber N Dalam Budidaya Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Tanah Berpasir. Planta Tropika, 2(2):125-132
Rizqiani,N.F., E. Ambarwati dan, N. W. Yuwono. 2006. Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Dataran Rendah. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 13(2):163-178.
Riyanto,A.B. Patola,E dan Siswandi, 2013. Aplikasi Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Bibit Jati Putih. Innofarm 12(2):1-13.
Sari D.M, L Sarido, dan Rudi R 2020 Pengaruh Mulsa dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Pada Lahan Pasang Surut. 19(2):317-328.
Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., dan Hartatik, W. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Hal 283
Sugi R., Dyah P. Dan Pujianto. 2009. Pemanfaatan Kotoran Ternak Sapi Sebagai Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan Beserta Aspek Sosio Kulturalnya. INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni, 13(2): 150-160.
Sudarsono W.A, Melati M, dan Aziz S.A 2013 Pertumbuhan, Serapan Hara dan Hasil Kedelai Organik Melalui Aplikasi Pupuk Kandang Sapi. J. Agron. Indonesia. 41 (3):202 – 208.
Wati, Y. T., Nurlaelih, E. E., dan Santoso, M. 2014. Pengaruh Aplikasi Biourine Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) (Doctoral dissertation, Brawijaya University). 2(8):613 -619.
Wibowo, S. 1990. Budidaya Bawang:Bawang Putih, Bawang Merah, Bawang Bombay. Cetakan III. illustrator, J. Sugito. Jakarta : Penebar Swadaya. Hal 192
