MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI JAHE PADA UD. BINTANG SURAYYAH DI KOTA PALU
DOI:
https://doi.org/10.22487/mnhwkg73Kata Kunci:
Bahan Baku, Kopi Jahe, Manajemen, Metode EOQAbstrak
Persediaan bahan baku merupakan salah satu aset yang memiliki pengaruh penting dalam proses produksi. Penting bagi perusahaan untuk melakukan pengendalian persediaan secara optimal, agar perusahaan dapat meminimalkan biaya persediaan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengendalian persediaan bahan baku yang dilakukan UD. Bintang Surayyah dan untuk mengetahui jumlah pesanan dan biaya persediaan bahan baku kopi dan jahe pada UD. Bintang Surayyah berdasarkan metode EOQ (Economic Order Quantity). Metode analisis yang digunakan yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP) dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen persediaan bahan baku pada UD. Bintang Surayyah dengan menggunakan metode EOQ pada Bulan Juli-Desember 2020 untuk bahan baku kopi rata-rata sebesar 624,38 kg dan untuk bahan baku jahe sebesar 784 kg. Total biaya persediaan bahan baku kopi menurut hasil analisis EOQ yang dilakukan di Industri Bintang Surayyah rata-rata sebesar Rp. 177.156,66 dan total biaya persediaan bahan baku jahe rata-rata sebesar Rp 128.228,51 dalam kurun waktu 6 bulan. Persediaan pengaman bahan baku kopi yang selalu tersedia pada Industri Bintang Surayyah sebesar 12 kg dan persediaan pengaman bahan baku jahe sebesar 7 kg. Titik pemesanan kembali yang harus dilakukan UD. Bintang Surayyah pada Bulan Juli-Desember 2020, pada saat jumlah persediaan bahan baku kopi di gudang rata-rata sebesar 60,03 kg dan untuk bahan baku jahe saat persediaan di gudang rata-rata sebesar 67 kg.
Unduhan
Referensi
Achadiyah, Siti. 2007. Kajian Pembuatan Kopi Jahe Celup. Agroteknose. Teknologi dan Enjiniring Pertanian. 3 (2): 1-6.
Assauri, Softjan, 2004. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Revisi Lembaga. Penerbit Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia.
Dewi., Ni Nyoman Nursita. 2021. Manajemen Persediaan Bahan Baku pada Industri Keripik Pisang Azizah Di Mamboro Kecamatan Palu Utara. J. Agrotekbis. 9 (2): 350-359.
Haming, M. 2007. Analisis Persediaan Bahan Baku Di Perusahaan CV. Java Elektronik Surabaya. Skripsi S1. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya.
Hendrasan. 2010. Manajemen Produksi Modern. PT. Bumi Aksara. Jakarta.
Indrajit, E. Richardus. 2003. Manajemen Persediaan. Grasindo. Jakarta.
Prawirosentono. 2001. Manajemen Produksi dan Operasi Edisi 1. Yogyakarta: BPFE.
Ismail, Juniaty. 2021. Economical Order Quantity, Safety Stock dan Reorder Point pada Raw Inventory. J. Akuntansi dan Audit Syariah. 2 (2): 112-122.
Johannes, Tomy. 2017. Application of Safety Stock, Strategy Just in Time on Distrubtion. Management & Accounting Research Journal. 1 (2): 52-62.
Manullang, Marihot & Sinaga, Dearlina. 2005. Pengantar Manajemen Keuangan. Andi. Yogyakarta.
Renta, Nova. 2013. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Rokok pada PT. Gentong Gotri Semarang Guna Meningkatkan Efisiensi Biaya Persediaan. J. Ilmu Administrasi Bisnis. 2 0(4): 1-8.
Riyanto, Bambang. 2001. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE. Yogyakarta.
Slamet, Achmad. 2007. Penganggaran, Perencanaan dan Pengendalian Usaha. Management Analysis Journal. 1 (3): 162-173.
Sugiono, A. 2009. Manajemen Keuangan untuk Praktisi Keuangan. Grasindo. Jakarta.
Udayana, I Gusti Bagus. 2011. Peran Agroindustri dalam Pembangunan Pertanian. Singhadwala. 44. pp. 3-8. ISSN 0852-775.
Umami, Dea Misbachul. 2018. Analisis Efisiensi Biaya Persediaan Menggunakan Metode Eoq (Economic Order Quantity) pada Pt. Xyz. J. Agroteknologi. 12 (1): 64-70.
