ANALISIS KELAYAKAN USAHA TAHU PADA PABRIK TAHU RIZKA GHINA SAFNA (RGS) DI DESA RERANG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA
DOI:
https://doi.org/10.22487/1fzfd061Keywords:
RGS, Kelayakan Finansial, Analisis SensitivitasAbstract
Pabrik Tahu Rizka Ghina Safna (RGS) merupakan usaha tahu yang berpotensi untuk dikembangkan. Hal ini disebabkan oleh permintaan pasar terhadap tahu yang cukup tinggi dan memiliki pangsa pasar yang cukup luas. Dengan permintaan pasar yang cukup tinggi menyebabkan penyediaan bahan baku mengalami kekurangan dan terbatasnya peralatan membuat permintaan belum mampu dipenuhi secara optima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha tahu pada Pabrik Tahu Rizka Ghina Safna (RGS) di Desa Rerang Kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis kelayakan finansial dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai Net Present Value adalah sebesar Rp 389.959.164, Net B/C 2.62, dan Internal Rate of Return 38.1%. Analisis Sensitivitas untuk proyek ini menunjukan kenaikkan biaya bahan baku sebesar 20% dengan kriteria-kriteria analisis kelayakan yaitu NPV sebesar Rp 187.119.620, Net B/C Ration 35.26%, dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 35,26%. Hal ini mengindikasikan bahwa Pabrik Tahu Rizka Ghina Safna (RGS) layak untuk diusahakan.
Downloads
References
Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, 2020. Data Produksi Kedelai di Sulawesi Tengah 2015-2019.
Etty Susilowati, dan Haruni Kurniati. 2018. Kasus Industri Kecil Tempe Kopti Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Universitas Budi Luhur. Vol.10(2):102-116. Jakarta.
Fadli, Lien Damayanti, dan Sulaeman. 2017. Analisis kelayakan finansial Pada Industri Tahu Mitra Cemangi di Kota Palu (e-Jurnal Argotekbis). Universitas Tadulako. Vol.5(1):101-110. Palu.
Faqih A, Eli Kurniati, dan Tety Suciati, 2019. Analisis Kelayakan Usaha Industri Kecil Tahu (Kasus di Desa Danawinangun Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon) y(Jurnal Paradigma Agribisnis). Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Vol.2(1):31-38. Cirebon.
Harmayani, E. 2009. Pemanfaatan Kultur Pediococcus acidilactici F-11 Penghasil Bakteriosin sebagai Penggumpal pada Pembuatan Tahu. Jurnal Penelitian. Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Vol.6(1):10-20. Yogyakarta.
Ibrahim. 2009. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi Revisi. Rineka Cipta. Jakarta.
Ichsan, Reza N, Nasution, Lukman, dan Sinaga, Sarman. 2019. Studi Kelayakan Bisnis. CV Manhaji. Medan.
Kasmir, 2007. Studi Kelayakan Bisnis. Edisi-1. Prenada Media Group. Jakarta
Kuswadi. 2007. Analisis Perekonomian Proyek. Andi Offset. Yogyakarta.
Lihan, Irham, dan Yogi. 2009. Studi Kelayakan Bisnis. Poliyama Widya Pustaka. Jakarta.
Novitasari A, Alimudin, dan Sulaeman, 2018. Analisis Kelayakan Finansial Pada Industri Rumah Tangga Tahu “Talise” Di Kecamatan Mantikulore Kota Palu Sulawesi Tengah (e-Jurnal Agrotekbis). Universitas Tadulako. Vol.6(3):342-347. Palu.
Nurhayati N, Hubeis M, dan Raharja S. 2012. Kelayakan dan Strategi Pengembangan Usaha Industri Kecil Tahu Di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor. Vol. 7(2):111-121. Bogor.
Sa’id A Nur, Ma’ruf Amar, dan Delfitriani. 2020. Analisis Kelayakan Usaha Produksi Tahu Sumedang (Studi Kasus di Pabrik Tahu XY Kecamatan Conggeang)(Jurnal Agroindustri Halal). Universitas Djuanda Bogor. Vol 6(1):105-113. Bogor.
Salim, E., 2012. Kiat Cerdas Wirausaha Aneka Olahan Kedelai. Andi, Yogyakarta.
Supriatna, D. 2007. Membuat Tahu Sumedang. Penebar Swadaya. Jakarta
