CADANGAN KARBON ORGANIK TANAH PADA PENGGUNAAN LAHAN AGROFORESTRI DI KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI

Authors

  • Tri Astini Adipa
  • Danang Widjajanto
  • Rachmat Zainuddin

DOI:

https://doi.org/10.22487/cekbrx69

Keywords:

Karbon Organik, Lahan, Agroforestri

Abstract

Agroforestri merupakan suatu sistem penggunaan lahan yang bertujuan untuk mempertahankan atau meningkatkan hasil total secara lestari, dengan cara mengkombinasikan tanaman pangan/pakan ternak dengan tanaman pohon pada sebidang lahan yang sama. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menentukan hubungan anatara cadangan karbon organik tanah dan beberapa sifat fisik pada penggunaan lahan agroforestri Di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, serta menganalisis hubungan antara karbon organik tanah dengan beberapa sifat fisik tanah, yaitu: tekstur tanah, bobot isi, permeabilitas, ketahanan penetrasi, dan berat seresah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada lahan agroforestri di tiga ketinggian berbeda: 400 mdpl, 600 mdpl, dan 800 mdpl. Sampel tanah dan seresah dikumpulkan dan dianalisis di laboratorium menggunakan metode survei dan teknik pengambilan sampel acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan karbon organik tanah tergolong sedang, berkisar antara 2,18% hingga 4,73%. Tekstur tanah umumnya tergolong lempung, yang mendukung retensi air dan hara. Bobot isi tanah berkisar antara 1,20–1,58 g/cm³. Bobot isi tinggi bisa menghambat pertumbuhan akar. Permeabilitas tanah tergolong sedang sampai agak cepat, menunjukkan tanah masih mampu meloloskan air dengan baik. Ketahanan penetrasi tanah meningkat di daerah dengan bobot isi tinggi dan kadar air rendah. Berat seresah tertinggi ditemukan di ketinggian 600 mdpl, yang juga berkorelasi positif dengan kadar karbon organik tanah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrinal. 2012. Perbaikan Sifat Fisika dan Kimia Tanah. J. Solum. 9 (1): 25-32.

Adyana. 2002. Pengembangan Sistem Usahatani Pertanian Berkelanjutan.

Agus, F., R. D. Yustika, dan U. Haryanti. 2006. Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya. BBSDL-Litbang Departemen Pertanian. Bogor.

Arabia. T., Zainabun., Royani. I. 2012. Karakteristik Tanah Salin Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. J. Manajemen Sumber Daya Lahan. Fakultas Pertanian Unsyiah. Darussalam Banda Aceh. 1 (1): 32-42.

Asfiati, S., dan Zurkiyah, Z. 2021. Pola Penggunaan Lahan Terhadap Sistem Pergerakan Lalu Lintas di Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan. In Prosiding Seminar Nasional Teknik UISU (SEMNASTEK). 4 (1): 206-216.

Endriani, Zuhearlena, Refliaty, dan Yulfita F. 2009. Penyuluhan Aplikasi Janjang Kosong Sebagai Pupuk Alternative Pengganti Pupuk Anorganik Guna Memperbaiki Hasil Tanaman di Desa Marga Mulya Kecamatan Sungai Bahar. Laporan Pengabdian pada Masyarakat. Universitas Jambi.

Fadel, M., Pagiu, S., dan Rahman, A. 2021. Analisis Sifat Fisika Tanah pada Penggunaan Lahan Kebun Kakao dan Lahan Kebun Campuran. Agrotekbis: J. Ilmu Pertanian (e-Journal). 9(2) : 512-522.

Ismunandar. 2009. Dasar Ilmu Tanah. Tim Dosen Malang. Kartasapoetra. A. G., 2005. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. Rineka Cipta. Jakarta.

Kamal, A. K., & Soedradjad, R. 2021. Studi Status Hara Nitrogen dalam Tanah dan Tanaman Kapulaga (Amomum compactum) pada Tiga Tipe Agroforestri. Fisheries Research.

Kartasapoetra. A. G., 2005. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. Rineka Cipta. Jakarta.

Krisnawati, H., Kallio, M. dan Kanninen, M. 2011. Anthocephalus Cadamba Miq. (Ekologi, Silvikultur, dan Produktivitas). Bogor: CIFOR.

Mautuka, Z. A., Maifa, A., dan Karbeka, M. 2022. Pemanfaatan Biochar Tongkol Jagung Guna Perbaikan Sifat Kimia Tanah Lahan Kering. J. Ilmiah Wahana Pendidikan. 8 (1): 201-208.

Mulyono, A., Lestiana, H., dan Fadilah, A. 2019. Permeabilitas Tanah Berbagai Tipe Penggunaan Lahan di Tanah Aluvial Pesisir DAS Cimanuk, Indramayu. J. Ilmu Lingkungan. 17 (1) :1-6.

Munawar, A. 2013. Sifat Fisika Tanah dan Nutrisi Tanaman. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.

Rauf, A., Rahmawaty, dan H. Wijoyo. 2015. Kajian Karakteristik Lahan Kawasan Relokasi Pengungsi Erupsi Gunung Sinabung Kabupaten Karo sebagai Dasar Pengguanaan Lahan Berbasis Pengelolaan DAS. J. Pertanian Tropik. 2 (1): 41-53.

Suprayogo, D., Widianto, P. Purnomosidi, R. H. Widodo, F. Rusiana, Z. Aini, N. Khasanah, dan Z. Kusuma. 2004. Degradasi Sifat Fisika Tanah sebagai Akibat Alih Guna Lahan Hutan Menjadi Sistem Kopi Monokultur: Kajian Perubahan Makroporositas Tanah. Agrivita. 26: 60-68.

Ulfah, Maria. 2018. Estimasi Cadangan Karbon pada Berbagai Sistem Agroforestry di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UB. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Vepraskas, M.J. 1984. Indeks Kerucut Pasir Lempung Dipengaruhi oleh Distribusi Ukuran Pori dan Tegangan Efektif. J. Masyarakat Ilmu Tanah Amerika. 48 (6): 1220-1225.

Published

2026-02-05

Issue

Section

Articles