IDENTIFIKASI BAKTERI ASAL RIZOSFER PADI GOGO (Oryza sativa L.) DI DESA AMPERA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI

Authors

  • Rifal Wahyudi
  • Abdul Rahim Thaha
  • Rezi Amelia

DOI:

https://doi.org/10.22487/rn394415

Keywords:

Indentifikasi Bakteri, Padi, Rizosfer

Abstract

Bakteri adalah organisme prokariotik bersel tunggal dengan jumlah kelompok paling banyak dijumpai di tiap ekosistem. Terdapat tiga bentuk dari bakteri, yaitu: basil (batang), kokus (bulat) dan spirila (spiral). Beberapa spesies bakteri yang berasal dari akar dan tanah tanaman mempunyai kemampuan sebagai insektisida, fungisida, pupuk hayati, dan merangsang pertumbuhan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberpa karakteristik bakteri asal rizosfer yang terdapat pada tanaman padi gogo di Desa Ampera Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Eksploratif dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Sampel tanah yang diambil berdasarkan pada lima galur padi gogo, sampel tanah yang digunakan yaitu tanah tidak utuh dengan kedalaman pengambilan sampel 0-20 cm. Pengambilan sampel tanah dilakukan di Desa Ampera Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, kemudian analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah, dan Laboratorium Hama Penyakit Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. Hasil analisis pH H2O pada sampel tanah padi gogo Pulu Tau Leru, Delima, Pulut Bolobo, dan Bohe UT berada pada kisaran agak masam dan pada sampel tanah padi gogo Pare Pulu Bongo pada kisaran masam. Sedangkan analisis pH KCl pada sampel tanah padi gogo Pulu Tau Leru, Delima, Bohe UT berada pada kisaran masam, Pare Pulu Bongo sangat masam dan Pulut Bolobo agak masam. Berdasarkan hasil C-Organik pada kelima sampel tanah padi gogo memiliki kriteria sangat rendah. Beberapa faktor yang mempengaruhi pH dan      C-Organik yaitu pada pengolahan tanah yang tidak tepat, ketersediaan bahan organik rendah, kadar air rendah, dan lain sebagainya. Jumlah keseluruhan isolat yang teridentifikasi sebanyak 1.538 isolat dan berdasarkan pengamatan dari ciri morfologinya yang didapatkan meliputi bentuk : Bulat halus, bulat bening, panjang seperti benang, lonjong, bulat bergerigi, dan bulat bertepi, warna : Putih susu, cream, kuning, dan abu-abu dengan pinggiran yang berwarna putih, Elevasi : Cembung dan datar, cekung, cembung cekung, dan cekung datar, ukuran koloni : Titik-titik kecil, sedang dan besar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aron, Q. A., Laynurak, Y. M., & Mamulak, Y. I. 2024. Keanekaragaman Bakteri Di Sumber Mata Air Science Techno Park Desa Taloetan Kecamatan Nekamese. Stigma: J. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNIPA. 17 (02): 100-113.

Fajarfika, R., Hilamny, T., Nafi'ah, H. H., & Sativa, N. 2022. Isolasi Pseudomonas Sp. untuk Pengendalian Biologi Terhadap Layu Bakteri. Jagros : J. Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science). 6 (2): 106-114.

Fifendy, M. 2017. Mikrobiologi (Pertama). Depok: Kencana. Prenada Media Group.

Fróes, A., Macrae, A., Rosa, J., Franco, M., Souza, R., Soares, R., & Coelho, R. 2012. Selection of a Streptomyces Strain Able to Produce Cell Wall Degrading Enzymes and Active Against Sclerotinia Sclerotiorum. Journal of Microbiology, 50 (5): 798-806.

Hidayat, N. 2018. Mikroorganisme dan Pemanfaatannya. Universitas Brawijaya Press.

Handayani, K., Royanti, V. & Ekowati, C. N. 2023. January. Indeks Keanekaragaman Bakteri Bacillus Sp. dari Tanah Kebun Raya Liwa. In Gunung Djati Conference Series. 18 (2): 46-52.

Holt, J. N., N. R. Krieg, P. H. A. Sneath, J. T. Staley, and S. Williams. 1994. Berge’s Manual of Determinative Bacteriology 9th Edition. USA.

Julham, M., Rizal, K., Lestari, W., & Sepriani, Y. 2024. Identifikasi Sifat Kimia Tanah pada Tanah yang Ditanami Kelapa Sawit (Eleasis Guineensis Jacq.). Di PT. Sinar Pandawa. J. Pertanian Agros. 26 (1): 50–84.

Karamina, H., Fikrinda, W., & Murti, A. T. 2017. Kompleksitas Pengaruh Temperatur dan Kelembaban Tanah Terhadap Nilai Ph Tanah Di Perkebunan Jambu Biji Varietas Kristal (Psidium Guajava L.) Bumiaji, Kota Batu. Kultivasi. 16 (3): 431-434.

Keneni, A., Assefa, F. and Prabu, P.C. 2010. Isolation of Phosphate Solubilizing Bacteria from The Rhizosphere of Faba Bean of Ethiopia and Their Abilities on Solubilizing Insoluble Phosphates. Journal of Agricultural Science and Technology. 12 (1): 79-89.

Lovitna, G., Nuraini, Y., & Istiqomah, N. 2021. Pengaruh Aplikasi Bakteri Pelarut Fosfat dan Pupuk Anorganik Fosfat Terhadap Populasi Bakteri Pelarut Fosfat, P Tersedia, dan Hasil Tanaman Jagung pada Alfisol. J. Tanah dan Sumberdaya Lahan. 8 (2): 437-449.

Marista, E., Khotimah, S. dan Linda, R. 2013. Bakteri Pelarut Fosfat Hasil Isolasi dari Tiga Jenis Tanah Rizosfer Tanaman Pisang Nipah (Musa Paradisiaca Var. Nipah) Di Kota Singkawang. J. Protobiont. 2 (2): 93-101.

Mendrofa, Y. T. & Lase, N. K. 2025. Peranan Bakteri Bacillus Sp. sebagai Agen Biofertilizer dalam Meningkatkan Kesuburan Tanah dan Produktivitas Tanaman: Kajian Literatur. Hidroponik: J. Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman. 2 (1): 79-85.

Minuț, M., Diaconu, M., Roșca, M., Cozma, P., Bulgariu, L., & Gavrilescu, M. 2022. Screening of Azotobacter, Bacillus and Pseudomonas Species as Plant Growth-Promoting Bactera. Processes. 11 (1): 80-91.

Nadjamuddin, M., St, T. I. S., Dewangga, V. S., Larasati, M. D., St, S., Dewi, Y. R., & Yunus, R. 2023. Pengantar Bakteriologi. CV. Eureka Media Aksara.

Ompusunggu, G., Guchi, H., & Razali, R. 2015. Pemetaan Status C-Organik Tanah Sawah Di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai. J. Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara. 4 (1): 30-37.

Piotrowska, M., Rzeczycka, M., Ostrowski, R., & Popowska, M. 2017. Diversity of Antibiotic Resistance Among Bacteria Isolated from Sediments and Water of Carp Farms Located in a Polish Nature Reserve. Polish Journal of Environmental Studies. 26 (1): 239–252.

Prasetio, I. G. A., Nur'aini, N. A., Fauziah, A. N., Meliyaningsih, P., & Wahyudin, Uf. 2025. Isolasi dan Identifikasi Bakteri pada Pupuk Organik Cair dengan Bioaktivator B-8 Ternak untuk Meningkatkan Kualitas Tanah. J. Lingkungan dan Sumberdaya Alam (Jurnalis). 8 (1): 82-93.

Prijono, S., Ifadah, N. F., Ramadhani, M. H., Alfathin, S. C., Maulana, M., Sasmita, N. A., & Latifah, H. 2024. Perbaikan Kualitas Lahan untuk Kebun Kopi Rakyat. Universitas Brawijaya Press.

Rahman, S. 2018. Membangun Pertanian dan Pangan untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan. Yogyakarta.

Rendy Anggriawan, S. P., Setiawati, I. T. C., Laily Mutmainnah, S. P., Fitriani, V. & Basuki, S. P. 2024. Pengantar Ilmu Tanah Mengenali dan Memahami Sifat Dasar Tanah. Yogyakarta.

Rini, I. A., Oktaviani, I., Asril, M., Agustin, R., & Frima, F. K. 2020. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Penghasil IAA (Indole Acetic Acid) dari Rhizosfer Tanaman Akasia (Acacia Mangium). Agro Bali: Agricultural Journal. 3 (2): 210-219.

Rizal, M., Murtryarny, E. & Hamdan, S. 2022. Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru (Vub) Padi (Oryza Sativa) Gogo Terhadap Lahan Podsolik Merah Kuning (PMK) Di Provinsi Riau. J. Karya Ilmiah Multidisiplin (Jurkim), 2 (1): 91-98.

Ryandini, D., Pramono, H. & Sukanto, S. 2018. Antibacterial Activity of Streptomyces Sae 4034 Isolated from Segara Anakan Mangrove Rhizosphere Against Antibiotic Resistant Bacteria. Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education. 10 (1): 117-124.

Sari, R., & Yusmah, R. A. 2023. Penentuan C-Organik pada Tanah untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman dan Keberlanjutan Umur Tanaman dengan Metode Spektrofotometri Uv Vis. J. Teknologi Pertanian. 12 (1): 11-19.

Trisnawati, A. 2022. Analisis Status Kesuburan Tanah pada Kebun Petani Desa Ladogahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. J. Locus Penelitian dan Pengabdian. 1 (5): 68-80.

Widyati, E. 2017. Memahami Bisnis Di Rhizosfir. Yogyakarta. Tanaman Akasia (Acacia Mangium). Agro Bali: Agricultural Journal. 3 (2): 210- 219.

Wijayanti, E., Nawangsih, A. A. & Tondok, E. T. 2024. Streptomyces Spp. sebagai Pengendali Hayati Busuk Fusarium pada Bawang Merah. J. Fitopatologi Indonesia. 20 (2): 57-65.

Published

2026-02-05

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2