PREDIKSI EROSI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) OLAYA DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Authors

  • Dwiki Ricard Saamad
  • Salapu Pagiu
  • Rachmat Zainuddin

DOI:

https://doi.org/10.22487/wmsbgp06

Keywords:

Aliran Sungai, Erosi, Indeks Bahaya Erosi, USLE

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi besarnya erosi yang terjadi di wilayah Daerah Aliran Sungai Olaya Kabupaten Parigi Moutong, pada bulan September - November 2020. Data yang digunakan adalah hasil pengamatan di lapangan dan didukung dengan data analisis di laboratorium. Besarnya erosi ditetapkan dengan menggunakan rumus empiris Universal Soil Loss Equation (USLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi aktual terbesar terjadi pada wilayah agak datar dengan nilai erosi sebesar 550,21 ton/ha/thn dengan kondisi lereng bergunung  (1-3%) dan terendah pada wilayah pertanian lahan kering dengan erosi 9,37 ton/ha/thn serta nilai indeks bahaya erosi (IBE) tertinggi terjadi pada wilayah lahan kering campur semak kondisi lereng agak datar (1-3%) dengan kategori sangat tinggi dan nilai IBE terendah juga terjadi pada wilayah pertanian lahan kering dengan kategori rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andi Aghir A. L., Uswah H., dan Ramlan. 2016. Prediksi Laju Erosi pada Penggunaan Lahan Berbeda Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kawatuna Propinsi Sulawesi Tengah. E-J. Agrotekbis. 4 (6): 633-641. Palu.

Andriani., Supriadi., dan Marpuang. 2014. Pengaruh Ketinggian Tempat dan Kemiringan Lereng Terhadap Produksi Karet (Hevea brasilliensis Muell. Arg). Di Kebun Hapeson PTPN III Tapanuli Selatan. Medan. E-J. Agroteknologi. 2 (3): 981-989.

Anthony, F.J. 2001. Soil Erosion and Conservation. Seafriends Marine Consenvations and Educations Centre. 7 Goat Island Rd. Leigh R.D.5. New Zealand.

Arsyad. S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor.

Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Banuwa, I. S. 2013. Erosi. Jakarta: Prenadamedia Grup.

BP2TPDAS. 2002. Pedoman Praktik Konservasi Tanah dan Air. Departemen Kehutanan dan BALITBANG Teknologi Pengolahan DAS Indonesia Bagian Barat. Surakarta.

Dariah, A., U. Haryati dan T. Budhiyastoro. 2004. Teknologi Konservasi Tanah pada Lahan Kering Belereng. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Badan Litbang Pertanian. Depertemen Pertanian. Jakarta.

Daud, S.S. 2007 Pengaruh Jenis Penggunaan Lahan dan Kelas Kemiringan Lereng Terhadap Bobot Isi, Porositas Total, dan Kadar Air Tanah pada Sub-Das Cikapundung Hulu. Jurusan Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. Universitas Padjadjaran. Jatinangor. Hlm. 11-12.

Dewi, I.G.A.S.U., Ni Made T., Tatiek K. 2012. Prediksi Erosi dan Perencanaan Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Aliran Sungai Sabah. E-J. Agroekoteknologi Tropika. 1 (1): Edisi Juli 2012. ISSN : 2301-6515.

Hakim, N., M. Y. Nyakpa, A. M. Lubis, S. G. Nugroho, M. A. Diha, G. B. Hong, H. A. Baily. 1986. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung.

Hardjowigeno, S. 2003. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Kasmawati. 2016. Prediksi Erosi pada Beberapa Penggunaan Lahan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako. Palu.

Komaruddin. 2008. Penilaian Tingkat Bahaya Erosi Di Sub Daerah Aliran Sungai Cileungs. Bogor. J. Faperta UNPAD. 19 (3). ISSN : 0853-2885.

Maryono, A. 2002. Eko-Hidraulik Pembangunan Sungai, Magister Sistem Teknik-UGM. Yogyakarta.

Meyer, L.D., and W.C. Harmon, 1984. Suspectibility of Agricultural Soils to Interil Erosion. Soil Sci. Soc. Am. J. 8 :1.152-1.157.

Mitchell, B. 1997. Resources And Environmental Management. First Edition. Pearson Education Limited, Edinburg Gate, England.

Monde, A., Sinukaban, N,. Murtilaksono, K., Pandjaitan, N.H. 2008. Dinamika Kualitas Tanah, Erosi, dan Pendapatan Petani Akibat Alih Guna Lahan Hutan Menjadi Lahan Kakao di DAS Nopu Sulawesi Tengah. J. Forum Pascasarjana. 31(3) : 215-225. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Osok, R.M, Talakua, S.M, Gaspersz, E.J. 2018. Analisis Faktor-faktor Erosi Tanah, dan Tingkat Bahaya Erosi dengan Metode Rusle di DAS Wai Batu Merah Kota Ambon Provinsi Maluku. J. Budidaya Pertanian. 14 (2): 89-96. Universitas Pattimura. Ambon.

Rahim, S, E. 2012. Pengendalian Erosi Tanah dalam Rangka Pelestarian Lingkungan Hidup. PT. Bumi Aksara. Jakarta.

Rusdi., Alibasyah, M. R., dan Karim, A. 2013. Degradasi Lahan Akibat Erosi pada Areal Perairan Di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. J. Manajemen Sumber Daya Lahan. ISSN : 2301-6981. 2 (3): 240-249.

Susanto, K.S. 1992. Karakteristik Sub Daerah Tampung Wai Kandis Kabupaten Lampung Selatan dan Kodya Bandar Lampung, Tesis Magister. FPS-IPB. Bogor.

Utomo, W, H dan Mahmud. 1984. The Possibility for Using USLE in Rich Andosol of East Java. Proc. 5th ASEAN. Soil Conf. Bangkok.

Published

2026-04-02

Issue

Section

Articles