ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CENGKEH DI DESA MIMBALA KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI
DOI:
https://doi.org/10.22487/hhwhyf92Kata Kunci:
Analisis Pendapatan, Usahatani Cengkeh, Kecamatan Dampal SelatanAbstrak
Tujuan dari penelitian ini Untuk Mengetahui Pendapatan Usahatani Cengkeh di Desa Mimbala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Toli-Toli. Permasalahan yang begitu kompleks mengenai pendapatan yang diperoleh petani cengkeh di Desa Mimbala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli Salah satu penyebabnya yaitu perubahan iklim, jika curah hujan yang begitu tinggi dapat mengakibatkan buah cengkeh rontok dan berguguran ketanah, hujan juga berpengaruh terhadap penjemuran cengkeh sebab buah cengkeh yang sudah panen tidak dijemur, bilam tidak terkena sinar matahari secara langsung maka hasilnya tidak bagus, artinya hasil panen cengkeh tidak terjamin mutunya yang sudah pasti akan berpengaruh terhadap pendapatannya. Penelitian ini dilakukan di Desa Mimbala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli, penentuan lokasi pada penelitian iniĀ ditentukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbnagan bahwa Desa Mimbala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli memiliki masyarakat petani cengkeh yang tinggal di tengah-tengah dataran pegunungan dan salah satu desa penghasil dengkeh di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2022. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode acak sederhana (simple Random Sampling Method). Unsur dalam semua populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi sampel penelitian. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara observasi, dan wawancara langsung dengan responden petani cengkeh di Desa Mimbala dengan menggunakan daftar pertanyaan (quisioner). Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah dan Dinas Perkebunan Daerah Sulawesi Tengah, dan literature-literatur yang ada relevansinya dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan di Desa Mimbala Kecamatan Dampal Selatan dapat ditarik kesimpulan bahwa rata-rata penerimaan usahatani cengkeh sebesar Rp. 37.732.330,83/Ha/tahun, dan rata-rata biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 4.719.814,34/Ha/tahun. Sehingga rata-rata pendapatan usahatani cengkeh di Desa Mimbala sebesar Rp. 33.764.391,19/Ha/tahun. Nilai tersebut menunjukkan total penerimaan lebih besar dari biaya yang dikeluarkan oleh petani cengkeh di Desa Mimbala.
Unduhan
Referensi
Asse, 2020. Analisis Kontribusi Pendapatan Usaha Tani Cengkeh Terhadap Rumah Tangga Tani Di Desa Dungingis Kecamatan Dako Pamean Kabupaten Tolitoli. Jurnal Agrotech 10(1):9-14.
Badan Pusat Statistik. 2017. Kabupaten Tolitoli Dalam Angka.
Cortes-Rojas, D.F., de Souza C.R.V.,& Oliveira, W.P. 2014. Clove (Syzygum aromaticum): A precious spice.Asian Pacific Journal of Tropical B iomedicine. 4(2):90-96.
Dolo K, Nangameka Y. 2015. Analisis Produksi dan Pendapatan Usaha Tani Cengkeh dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga Petani di Desa Takatungan Kecamatan Gelewa Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur. Jurnal Agri Bios ISSN:0215-0637. 6(1):91-98. Kae V.2019. Analisis Pendapatan UsahaTani Cengkeh Di Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Buletin Ilmiah Impas. 20(2):48-56.
Mahalika Y, Saleh Y, Murtisari A. 2018. Kontribusi Usahatani Cengkeh Terhadap Pedapatan Rumah Tangga. Petani Di Desa Momalia I Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolang Mongondow Selatan. AGRINESIA. 2(3):211-218.
Marding, M., Rauf, R.A., & Christoporus, C. 2020. Faktor-faktor yang memengaruhi produksi cengkeh di kabupaten tolitoli. Agroland: jurnal Ilmu-ilmu pertanian, 27(1):68-76.
Mooduto A. 2021. Analisis Pendapatan Usahatani Cengkeh Di Desa Ilohelima Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Agriesia 5(2):12-20.
Pusdatin (Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian). 2014. Outlook Komoditi Cengkeh. Kementerian Pertanian. Jakarta.
Rahbiah, S B, 2020. Analisis Kelayakan Usahatani Cengkeh Di Desa Kompong, Kecamatan Patimpanua, Kabupaten Wajo. Wiratani 3(1):47- 56.
Rahim, A. dan Diah R. D. H. 2008.. Pengantar, Teori,Dan Kasus Ekonomika Pertanian. Cetakan Kedua. Penebar Swadaya. Jakarta.
Ramli. 2014. Peran pertanian terhadap perekonomian indonesia. http://blogspot.co.id/2014/01/peran pertanian-terhadap perekonomian.html (25/03/15).
Rismundar, 2003. Lada Budidaya dan Tataniaga,Cet.13,Edisi Revisi,1- 2,16-19, Penebar Swadaya, Jakarta..
Sandro Pangemanan, 2018. Sistem Ijon Pada Usahatani Cengkeh Di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, ISSN 1907- 4298. 14(1):175-186.
Sugiyono, (2006). Metode Penelitian.Universitas Indonesia
Taringans 2011. Pengembangan Usahatani Cengkeh Berbasis Penda patan Melalui Penerapan Teknologi yang Berwawasan Pengurangan Kemiskinan Petani Kelapa di Indonesia. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Jurnal Ilmiah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia.11(1):1-3. Medan.
Wahyu Muljana, 2002. Cara Praktis Bercocok Tanam
