PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH VARIETAS BIMA (Allium ascalonicum L.) DENGAN BERBAGAI JENISDAN KONSENTRASI AB-MIX
DOI:
https://doi.org/10.22487/cyx5xv43Kata Kunci:
AB-Mix, Bawang Merah, Kombinasi dan KonsentrasiAbstrak
Bawang Merah merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang berpotensi untuk dibudidayakan di wilayah tropis, selain umurnya yang pendek (60 hari), dan bawang merah juga memiliki harga yang tinggi di pasaran. Selain itu, bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang termasuk dalam kelompok rempah yang digunakan sebagai bumbu penyedap makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kombinasi jenis dan konsentrasi AB-Mix terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Penelitian dilaksanakan di PT. Nina Agro Jaya. Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan ketinggian tempat 33 mdpl. Penelitian dimulai dari bulan Juli sampai Oktober 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang dikelompokan berdasarkan diameter umbi (kecil, sedang dan besar) dengan 6 kombinasi perlakuan jenis dan konsentrasi AB-Mix yaitu: P1: 800 ppm AB-Mix Agrifam, P2: 800 ppm AB-Mix Minifam, P3: 1000 ppm AB-Mix Agrifam, P4: 1000 ppm AB-Mix Minifam, P5: 1200 ppm AB-Mix Agrifam dan P6: 1200 ppm AB-Mix Minifam, yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 24 Unit percobaan. Setiap unit percobaan akan diwakili oleh 3 tanaman sehingga terdapat 72 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada pemberian berbagai konsentrasi AB-Mix menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, diameter umbi, berat segar umbi dan berat kering umbi. Pada pemberian nutrisi dengan jenis AB-Mix Agrifam dan Minifam dengan konsentrasi 1000 ppm hingga 1200 ppm memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan konsentrasi 800 ppm.
Unduhan
Referensi
Multiguna. Edisi Pertama. Yokyakarta. Penerbit Deepublish.
BPS. 2023. Statistik Hortikultura. Badan Pusat Statistik.
Felix, B, B. Syah, dan R. Y. Agustini. 2023. Pengaruh Kombinasi Media Tanam dan Nutrisi pada Sistem Hidroponik Wick Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Samhong (Brassica rapa L.). J. 9 (1): 56-66.
Ginting, A. S., dan Tarigan, N. J. 2024. Karakterisasi Sifat Fisik Umbi Bawang Merah Varietas Batu Ijo. J. of Berastagi Agriculture (Joba). 3 (2): 26-31.
Harahap, N., Lestari, Y. M., dan Siregar, A. Z. 2023. Pemberdayaan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Bawang Merah Di Kecamatan Medan Marelan. J. Penyuluhan. 19 (01): 170-180.
Isrun, I., dan Zainuddin, R. 2018. Analisis Beberapa Status Kimia Tanah Di Lahan Pertanian Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Di Desa Maku. Agroland. J. Ilmu-Ilmu Pertanian. 25 (1): 41-45.
Karomah, N. Y. M., Romdhonah, Y., Ritawati, S., dan Rohmawati, I. 2024. Uji Pemotongan Umbi dan Kombinasi Media Tanam terhadap Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Hidroponik Wicksystem. J. Agrosainta. Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa. 8 (01): 31-42.
Maemunah, M., Syamsiar, S., dan Mustakim, M. 2024. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah Lembah Palu pada Pemberian Berbagai Konsentrasi AB-Mix. Agroland. J. Ilmu-ilmu Pertanian. 31 (2): 135-140.
Pujawiyatna, E. 2024. Analisis Pengaruh Alokasi Penggunaan Input Terhadap Produksi Usahatani Bawang Merah Di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. Universitas Hasanuddin.
Rom, U. IP. M. S. 2021. Buku Ajar Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Edisi 1. Yogyakarta. Penerbit: Poltek LPP Press.
Simbolon, S. D. H., dan Nur, M. 2018. Pengaruh Kepekatan Nutrisi dan Berbagai Media Tanam pada Pertumbuhan serta Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) dengan Hidroponik NFT. Dinamika Pertanian. 34 (2): 175-184.
Syavira, A. 2023. Perbandingan Pemberian Pupuk Organik Cair dari Kulit Pisang (Musa Paradisiaca) dengan Pupuk Anorganik AB-Mix Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.) secara Hidroponik Teknik DFT (Deep Flow Technique). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Waluyo, N., N. Wicaksana, Anas, I. Sulastrini, J. Pinilih, dan I. M. Hidayat, 2022. Analisis Korelasi dan Sidik Lintas Karakter Pertumbuhan dan Komponen Hasil Terhadap Hasil Bawang Merah (Alllium cepa L. Var Aggregatum) di Dataran Tinggi. Agrosainstek. 6 (1): 43-52.
Widiastuti, L., dan Khairudin, M. H. 2017. Uji Pemotongan Umbi dan Media Tanam untuk Pertumbuhan dan Hasil Vertikultur Tanaman Bawang Merah (Allium cepa). Agronomika. 12 (1): 7–12.
Widiatningrum, T., Prajanti, S. D. W., dan Amelia, D. R. 2025. Ekofisiologi Tumbuhan sebagai Bagian dari Pertanian Berkelanjutan. Books Ekonomi Universitas Negeri Semarang.
Wiraguna, E., Rakasiwi, A. B., dan Pratama, A. J. 2023. Budidaya Sayuran Daun dengan Sistem Hidroponik NFT. Penerbit Adab.
