FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA DI DESA LABUAN TOPOSO KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA

Penulis

  • Fatnur
  • Abdul Muis

DOI:

https://doi.org/10.22487/kc3rbx74

Kata Kunci:

Analisis Cobb-Douglass, Jagung Hibrida, Produksi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi jagung hibrida di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2020. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Sampling Jenuh (sensus). Alat analisis digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang digunakan dalam input produksi secara simultan (bersama-sama) variabel Luas lahan ( , benih , pupuk urea ( , pupuk phonska ( , dan tenaga kerja  berpengaruh nyata terhadap produksi jagung hibrida di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Sedangkan secara parsial variabel luas lahan ( , benih , pupuk urea ( , pupuk phonska ( , berpengaruh nyata terhadap produksi Jagung Hibrida Di Desa Labuan Toposo, sedangkan variabel tenaga kerja  berpengaruh tidak nyata terhadap produksi jagung hibrida di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta. Jakarta

Agus, A. 2010. Ekonomi Pembangunan. BPFE. Yogyakarta.

Boediono. 2008. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi.

Budiono, Adi. 2012. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung di Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut. J. Agribisnis Perdesaan. 2 (2).

BPS. 2014. Sulawesi Tengah dalam Angka. Badan Pusat Statistik Sulawesi Tengah. Palu.

Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Labuan. 2019. Luas Panen Produksi dan Produktifitas Jagung Menurut Kecamatan Desa Simou.

Cristoporus dan Sulaeman. 2009. Analisis Produksi dan Pemasaran Jagung di Desa Labuan Toposo Kecamatan Tawaeli, Kabupaten Donggala. J. Agroland. 16 (2): 141-147.

Hanafie. 2010. Pengantar Ilmu Ekonomi Pertanian. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Habib, A. 2013. Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Produksi Jagung. J. Agrium. 18 (1).

Lamusa, A. 2010. Faktor-faktor yang Memengaruhi Produksi Tomat (Suatu Kasus di Wilayah Kebun Kopi) Kecamatan Tawaili Kabupaten Donggala. J. Agribisnis. 5 (1): 35-42.

Mikail. 2018. Faktor-faktor yang Memengaruhi Produksi Jagung di Desa Benteng. J. Ekonomi Pembangunan. 4 (1): 47-58.

Purwono dan Hartono, Rudi. 2008. Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.

Purwanto, S. 2007. Perkembangan Produksi dan Kebijakan dalam Peningkatan Produksi Jagung. Teknik Produksi dan Pengembangan. Direktorat Budi Daya Serealia. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.

Soekartawi. 2003. Analisis Usahatani. Universitas Indonesia (UI Pres). Jakarta.

Soekartawi. 2003. Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis fungsi Cobb-Douglas. PT. Raja Grafindi Persada : Jakarta.

Syahyuti. 2004. Pemerintah, Pasar, dan Komunitas Faktor Utama dalam Pengembangan Agribisnis Pedesaan. J. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Jakarta Yogyakarta. 2 : 2. ISSN : 02164361.

Septana, Arief Daryanto, Heny, K.D, dan Kuntjoro. 2010. Analisis Efisiensi Teknis Produksi Usahatani Cabai Merah Besar dan Perilaku Petani dalam Menghadapi Resiko. J. Agro Ekonomi. 2 : 153-188.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-02

Terbitan

Bagian

Articles