PENDUGAAN KERAGAMAN GENETIK DAN HERITABILITAS BEBERAPA GALUR PADI GOGO LOKAL (Oryza Sativa L.) PADA SELFING 1
DOI:
https://doi.org/10.22487/p6vvwf02Kata Kunci:
Padi Gogo, Keragaman GenetikAbstrak
Ketersediaan lahan kering yang belum optimal pemanfatannya menjadi potensi baru bagi peningkatan produktivitas padi gogo lokal, sekaligus menjadi salah satu strategi pertanian dalam menghadapi degradasi dan alih fungsi lahan sawah dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai keragaman genetik dan heritabilitas beberapa galur padi gogo lokal. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2020-Desember 2021 di lahan Pertanian Desa Tamarenja, Sulawesi Tengah, menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan enam kultivar sebagai perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati sebanyak 14 karakter. Analisis data meliputi analisis keragaman, koefisien keragaman fenotip, koefisien keragaman genetik, heritabilitas dan kemajuan genetik harapan. Hasil penelitian menunjukkan keragaman genetik kategori tinggi ditunjukkan oleh jumlah daun, panjang daun jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah gabah permalai, panjang gabah, dan produksi gabar per hektar; kategori sedang dimiliki oleh tinggi tanaman, panjang malai, umur keluar malai, lebah gabah, dan bobot 1000 gabah; sedangkan kategori rendah ditunjukkan oleh umur panen dan ketebalan gabah. Heritabilitas tinggi diperoleh pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah permalai, umur keluar malai, umur panen, panjang gabah, ketebalan gabah, lebar gabah, bobot 1000 gabah dan produksi gabah perhektar, heritabilitas sedang terdapat pada jumlah daun dan panjang daun.
Unduhan
Referensi
Adi, E. B. M. dan Y. Sulistyowati. 2018. Pendugaan Nilai Heritabilitas dan Korelasi Beberapa Karakter Agronomi Padi Gogo Di Kabupaten Banyumas. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Papers. Hal. 123-131.
Ahadiyat, Y. R., Hadi, S. N., Herliana, O. 2020. Karakter Morfo-fisiologi dan Hasil Padi Gogo Toleran Kekeringan. J. Ilmu Pertanian Indonesia. 25 (3): 462-467.
Aryana, I.G.P.M. 2010. Uji Keseragaman, Heritabilitas, dan Kemajuan Genetik Galur Padi Beras Merah Hasil Seleksi Silang Balik Di Lingkungan Gogo. Agroekoteknologi. 3 (1): 12-19.
Bakhtiar, E., T. Kesumawati, Hidayat, M., Rahmaati. 2011. Karakterisasi Plasma Nutfah Padi Gogo Lokal Aceh untuk Perakitan Varietas Adaptif pada Tanah Masam. J. Agristah. 15 (3): 79-86.
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Tengah. 2023. BSIP Sulawesi Tengah Melakukan Sosialisasi dan Diseminasi GAP Budidaya Jagung Di Kota Palu. https://sulteng.brmp.pertanian.go.id/berita/bsip-sulawesi-tengah-melakukan-sosialisasi-dan-diseminasi-gap-budidaya-jagung-di-kota-palu
Barnawi, A., A. Yushardi, dan N. Sa’diyah, 2013. Daya Waris dan Harapan Kemajuan Seleksi Karakter Agronomi Kedelai Generasi F2 Hasil Persilangan Antara Yelow Bean dan Yaichung. J. Agrotek Tropika. 1 (1):20-24.
Halide, E. S. H. dan A. P. Paserang. 2020. Keragaman Genetik, Heritabilitas dan Korelasi Antar Kentang (Solanum tuberesum L.) yang Dibudidayakan Di Napu. Biocelebes. 14 (1): 94-104.
Hartati, S. R. R., A. Setiawan, B. Heliyanto, dan Sudarsono. 2012. Keragaman Genetik, Heritabilitas, dan Korelasi Antar Karakter 10 Genotipe Terpilih Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) J. Penelitian Tanaman Industri. 18 (2): 74-78.
Hasanah, R., Salawati, U & Kurniawan, A.Y. 2021. Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Padi Gogo dan Prospek Pengembangan Usaha Tani Padi Gogo di Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Frontier Agribisnis. 5 (2): 149-158.
Johnson, H. W., H. F. Robinson, dan R. E. Comstock. 1995. Estimater of Genetic and Environmental Variability in Soybeans. Agronomy J. 47:314-318.
Kristamtini, E. Sutarno, W. Wiranti, dan S. Widyayanti. 2016. Kemajuan Genetik dan Heritabilitas Karakter Agronomi Padi Beras Hitam pada Populasi F2. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 35 (2): 119-124.
Lestari, A. P., A. Hairmansis, R. Hermanasari, Yullianida, dan Suwarno. 2019. Early Yeald Testing and Selection of Upland Rice on Observational Study in Kebumen. Central Java. Zuriat. 30: 1-5.
Malik, A. 2017. Prospek Pengembangan Padi Gogo. Laard Press.
Mustakim, S. Samudin, dan Maemunah. 2019. Establishment of Genetic Variability, Heritability and Correlatin Between The Charateristicof Several Local Upload Rice Cultivars. Agroland: The Agriculture Sciance Journal. 6 (1): 17-23.
Praveenkumar, B., O. Sridevi, dan P. M. Salimath. 2014. Study of Genetic Variability in S1 Maize (Zea mays L.) Inbred Lines Under Sterss Condition. Plant Archives. 14 (2): 679-685.
Qadri Aliyul., E. Hayati., dan Effendi. 2018. Pendugaan Nilai Heritabilitas Karakter Agronomi Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Generasi F2. J. Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 3 (4): 125-131.
Ritonga, A. W., M. A. Chozin, M. Syukur, A. Maharijaya, dan S. Sobir, 2018. Short Communication: Genetic Variability, Heritability, Correlation, and Path Analysis in Tomato (Solanum licopersicum) Under Shading Condition. Biodiversitas. Journal of Biological Diversity. 19 (4): 1527-1531.
Samudin, S. 2005. Penentuan Indikator Seleksi untuk Perbaikan Hasil dan Mutu Tembakau Madura. J. Agroland. 12 (4): 449-445.
Samudin, S., U. Made, Mustakim, Samsudiar, dan V. Ferianti. 2022. Analisis Keragaman Genetik dan Heritabilitas Beberapa Kultivar Padi Gogo Lokal. J. Agrotech. 12 (2): 53-56.
Saputra, J., M. Syahril, dan Murdhiani. 2021. Keragaan dan Keragaman Antar Populasi Padi Kultivar Sileso Generasi Mutan-1 Hasil Iradiasi Sinar Gamma pada Fase Vegetatif. Agrosamudra. 8 (1): 34-40.
Saragih, R. I. K. dan D. Wirnas. 2019. Studi Keragaman Galur F4 Hasil Persilangan Padi Varietas IPB 4s dengan Situ Patenggang. Bul. Agrohorti. 7 (1): 38-46.
Suliartini, N. W. S., Ashari, M., Ujianto, L., Aryana, I. G. P. M., Sudika, I. W. 2023. Uji Potensi Hasil Beberapa Mutan Padi Beras Hitam Generasi Ketiga (M3) Hasil Induksi Mutasi. J. Sains Teknologi & Lingkungan. 9 (3): 413–421.
Supriadin, A. Ete, dan U. Made. 2013. Karakterisasi Genotip Padi Gogo Lokal Asal Kabupaten Banggai. J. Agrotekbis. 1 (5): 443-450.
Syukur, M., S. Sujiprihati, R. Yunianti, & K. Nida. 2012. Pendugaan Komponen Ragam, Heritabilitas dan Korelasi untuk Menentukan Kriteria Seleksi Cabai (Capsicum annuum L.) Populasi F5. J. Hortikultura Indonesia. 1 (2): 74-80.
Wardana, C. K., A. N. Karyawati, dan S. M. Sitompul. 2015. Keragaman Hasil, Hertabilitas dan Korelasi F3 Hasil Persilangan Kedelai (Glycine max L. Merril) Varietas Anjasmoro dengan Varietas Tanggamus, Grobogan, Galur AP dan UB. J. Produksi Tanaman. 3 (3): 182-188.
Widyawati. Z., I. Yuluanah, dan Respatijart. 2014. Heritabilitas dan Kemajuan Genetik Harapan Populasi F2 pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.). J. Produksi Tanaman. 2 (3): 247-252.
