Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo Kultivar Buncaili pada Berbagai Dosis Pupuk NPK

Article History

Submited : March 22, 2022
Published : August 10, 2022

Pemupukan dosis yang tepat sangat  dianjurkan untuk budidaya tanaman padi gogo karena penggunaan dengan dosis yang berlebihan dapat merusak sifat fisik tanah dan menimbulkan keracunan bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo kultivar Buncaili. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian di Desa Tamarenja (Kalama) pada ketinggian tempat 180 sampai 250 mdpl, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala. Waktu penelitian dari bulan Maret sampai Agustus 2020. Penelitian ini disususn menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan adalah dosis pupuk NPK Mutiara yang terdiri dari 6 level yaitu: tanpa NPK, NPK 100 kg ha-1, NPK 200 kg ha-1, NPK 300 kg ha-1, NPK 400 kg ha-1, dan 500 kg ha-1.  Setiap perlakuan diulang empat kali sebagai kelompok sehingga terdapat 24 unit percobaan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ovarian  yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk NPK dengan dosis 100 kg ha-1 telah nyata meningkatkan hasil padi gogo yang ditandai dengan peningkatan tinggi tanaman (157.52 cm), jumlah anakan (5.79 buah), jumlah anakan produktif 5.25), dan produksi gabah (1.67 ton/ha-1), serta menurunkan persentase gabah hampa (20.32 %).

Abu, R.L., Z. Basri, dan U. Made, 2017. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Terhadap Kebutuhan Nitrogen Menggunakan Bagan Warna Daun. Agroland: 24(2):119-127.

Asroh, A., Dan Novriani, 2021. Aplikasi Pupuk trichokompos Dikombinasi Dengan Pupuk Npk Majemuk Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Gogo (Oryza sativa L). Jurnal Ilmiah Fakultas Pertanian. 3(1): 61-70

Hasmi, I., L.M. Zarwazi, Widyantoro dan A. Ruskandar, 2020. Pengaruh Pemupukan Npk Majemuk Dan Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Gogo. Jurnal Agroswagati. 8(2):80-85. doi: http://dx.doi.org/10.33603/agroswagati.v8i2.4947

Hatta, S., I. Cincera, T.I. Frion, V. Ughini, M Gatti, A. Palliotti, and S. Poni, 2010. Relationship Among Night Temperature, Carbohydrate Translocation And Inhibition Of Grapevine Leaf Photosynthesis. Environmental and Experimental Botany. 157: 293–298.

Hüve, K., I. Bichele, H. Kaldmäe, B. Rasulov, F. Valladares, and U. Niinemets, 2019. Responses of Aspen Leaves to Heatflecks: Both Damaging and Non-Damaging Rapid Temperature Excursions Reduce Photosynthesis. Plants. 8(6): 145-154

Ichsan, C., N. Bakhtiar, Efendi, dan Sabaruddin, 2017. Karakteristik Hasil Varietas/Genotipe Padi (Oriza sativa L.) Terpilih di Lahan Tadah Hujan. Prosiding Seminar Biotik.

Istiqomah, H.K. Ilmi, M. Qibtiyah, 2021. Aplikasi Macam Waktu Pemberian Biourine Sapi Dan Pupuk Majemuk Pada Padi (Oryza sativa L.). Agroradix. 5(1); 50-56.

Kanfany, G., E.K. Raafat, and Kabirou, 2014. Assessment of rice inbred lines and hybrids under low fertilizer levels in Senegal. Sustainability. 6: 1153-1162.

Kementerian Pertanian, 2018. Data Tanaman Pangan. Tersedia di http://www.pertanian.go.id. Diakses pada Tanggal 20 Januari 2020.

Munawaroh, L., E. Sulistyono, dan I. Lubis, 2016. Karakter Morfologi dan Fisiologi yang Berkaitan dengan Efisiensi Pemakaian Air pada Beberapa Varietas Padi Gogo. Jurnal Agronomi Indonesia. 44(1): 1-7.

Mahmud, Y., dan S.S. Purnomo, 2014. Keragaman Agronomis Beberapa Varietas Unggul Baru Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Pada Model Pengelolaan Tanaman Terpadu. Jurnal Ilmiah Solusi. 1(1): 1-10
Mustakim, S. Samudin, dan Maemunah, 2019. Genetic Diversity, Heritability And Correlation Between Local Cultivars Of Upland Rice. Agroland: The Agricultural Sciences Journal. 6(1): 20-26.

Nazirah, L., B. Sengli, J. Damanik, 2015. Pertumbuhan dan hasil tiga varietas padi gogo pada perlakuan pemupukan. Jurnal Floratek. 10: 54-60

Pradipta, A.P., A. Yunus, dan Samanhudi, 2017. Hasil padi hibrida genotipe T1683 pada berbagai dosis pupuk NPK. Agrotech Research Journal. 1(2): 24-28

Putra, S., 2012. Pengaruh pupuk NPK tunggal, majemuk, dan pupuk daun terhadap peningkatan produksi padi gogo varietas situ patenggang. Agrotrop 2(1): 55-61.

Putra, O.D., S. Samudin., dan I. Lakani, 2014. Karakterisasi Genotip Padi Lokal Kamba Asal Dataran Lore. Agrotekbis 2(2): 146-154.

Prasetya, M.E., 2014. Pengaruh pupuk NPK mutiara dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah keriting varietas arimbi (Capsicum annuum L.). Jurnal Agrifor. 8(2): 191-198.

Rahayu, A.Y., dan T. Harjoso, 2010. Karakter Agronomis dan Fisiologi Padi Gogo yang di Tanam Pada Media Tanah Bersekam pada Kondisi Air di Bawah Kapasitas Lapang. Akta Agrosia. 13(1): 40-49.

Samudin, S., Maemunah, Adrianton, Mustakim, dan Yusran, 2020. Daya Hasil Beberapa Kultivar Padi Gogo Lokal Asal Kabupaten Tojo Una-Una dan Sigi. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 27(2): 183–190. Https://doi.Org/10.22487/Agrolandnasional.V27i2.460.

Susanto, A., A.E. Prasetyo, H. Priwiratama, dan M. Syarovi, 2020. Laju fotosintesis pada tanaman kelapa sawit terinfeksi karat daun Cephaleuros virescen. Jurnal Fitopatologi Indonesia. 16(1): 21–29

Sutaryo, B., dan D.H. Pamungkas, 2019. Penampilan Hasil Gabah Dan Komponen Agronomi Padi Hibrida Di Godean. Jurnal Ilmiah Agroust: 1(1), 106–115.

Wuryaningsih, S., dan D.S. Badriah, 2015. Pengaruh Macam dan Fruekuensi Pupuk Anorganik terhadap Pertumbuhan Anggrek Bulan. Prosiding Simposium Hortikultura Nasional. Malang. P. 459-465.

Yetti, H., dan Ardian, 2010. Pengaruh penggunaan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah (Oryza sativa L.) varietas IR 42 dengan metode SRI (System Of Rice Intensification). Sagu. 9(1): 21-27.

Zhang, Z.B., X. Peng, L.L.Wang, Q.G. Zhao, H. Lin, 2013. Temporal changes in shrinkage behavior of two paddy soils under alternative flooding and drying cycles and its consequence on percolation. Geoderma. 192: 12–20.
Made, U., Mustakim, M., & Makkulau, A. A. W. (2022). Pertumbuhan dan Hasil Padi Gogo Kultivar Buncaili pada Berbagai Dosis Pupuk NPK. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 29(2), 164 - 172. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v29i2.1225
Fulltext