Diet Evaluation And Essential Fatty Acids Incorporation In Kuruma Prawn, Penaeus japonicus

Penulis

  • Eka Rosyida Staf Pengajar pada Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu.

Kata Kunci:

Udang kuruma, algae, Artemia, asam lemak, pertumbuhan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi asam lemak (fatty acid) dalam makanan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup post larva (PL) udang kuruma, Penaeus japonicus. Disamping itu, komposisi dan mekanisme transfer asam lemak diuji sesuai urutan rantai makanan: algae, Artemia dan udang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot badan (Body Weight=BW) tertinggi dicapai oleh udang yang mengkonsumsi Artemia pemakan algae, Isochrysis galbana (T.Iso) (P<0,05). Sedangkan untuk panjang total (Total Lenght=TL) tertinggi ditunjukkan oleh udang-udang yang mengkonsumsi Artemia pemakan algae, T.Iso dan yang mengkonsumsi Artemia pemakan algae, Tetraselmis suecica. Makanan alami Artemia lebih baik untuk pertumbuhan larva udang dibanding makanan buatan. Artemia dapat mentransfer zat-zat gizi khususnya asam lemak yang terdapat dalam algae ke udang. Dalam keadaan lapar, katabolisme asam lemak terjadi dalam tubuh udang, dan asam lemak ganda tak jenuh omega 3 lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan udang dibanding omega 6. Keseimbangan komposisi antar berbagai asam lemak ganda tak jenuh kemungkinan sangat penting untuk pertumbuhan udang.

Referensi

Diterbitkan

2020-06-25

Terbitan

Bagian

Articles