PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG

Article History

Submited : June 13, 2022
Published : June 2, 2022

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai arti penting bagi masyarakat, baik di lihat dari ekonominya yang tinggi, maupun dari kandungan gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC bonggol pisang dan dosis pupuk kandang yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Tempat penelitian di desa Padauloyo, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini didesain dengan menggunakan rancangan acak kelompok dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis Pupuk kandang, yang terdiri atas empat  level yaitu : 1) tanpa pupuk kandang, 2) 10 ton/Ha, 3) 20 ton/Ha, dan 4) 30 ton/Ha. Faktor ke dua yaitu konsenterasi pupuk  organik cair terdiri atas tiga taraf yaitu: 1) Tanpa pupuk cair (kontrol), 2)10 ml/liter air, dan 3) 20 ml/liter air. Masing-masing  petak diberikan  sebanyak 600 ml POC yang sudah dicairkan dalam air, dan disemprotkan sebanyak dua kali, yakni pada 7hst (200 ml) dan 21hst  (400 ml), Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang ayam dan konsentrasi POC tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah.

Aditya dan Azizul, 2017. Pembuatan pupuk organik cair (POC) dari bonggol pisang melalui proses fermentasi. D3 Teknik Kimia Fakultas Vokasi, ITS. BPTP Sumsel.

Arifin, hardiman Khair dan Muhammad A. Siregar, 2014. Respon Pertumbuhan dan Produksi Kacang Hijau. Fakultas Pertanian universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan. Vol. 1 (19): 203-216.

Budianto, A. Ngawit dan sudika 2009. Keragaman Genetik Beberapa Sifat Dan Seleksi Klon Berulang Sederhana Pada Tanaman bawang Merah Kultifarampean. Vol. 2 (1) : 28-38.

Campbell, N. A. dan Reece, J. B. 2008. Biologi Edisi ke delapan Jilid 2. Erlangga, Jakarta. 211-214.

Gardner, 1991. Ecological Perspective in Plant Production. In Principles of Ecologyin Plant Production. T.R. Sinclair and F.P. Gardner (Editors). CAB International. 19-30.

Hadisuwito, S. 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Hairuddin.R, 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (Poc) Batangn Pisang (Musa Sp.) Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Vol. 5 (3) : 2302-6944.
Hardjowigeno, S. 2007. Ilmu Tanah. Akademi Pressindo. Jakarta. Universitas Gajahmada, Yogyakarta.

Laia, Y. 2002. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium Fistulosum L.). Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam Dan Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang.

Lukito, AM. 2009. Pengaruh Iklim Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah. Agromedia Pustaka, Jakarta.”

Munawar, 2011. Pengaruh Pemberian Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang Nangka Terhadap Produksi Rosella (Hibiscus subdarifa I). Bogor : Universitas Pakuan Bogor

Pranata, A. S., 2004. Pupuk Organik Cair : Aplikasi Dan Manfaatnya. Agmedia.

Sarief, E. S. 1986. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Setiawan, 2014. Pengaruh peberian pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing terhadap produktifitas tanaman bawang merah (Allium Fistulosum L.). Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Suhastyo, A.A. 2011. Studi Mikrobiologi dan Sifat Kimia Mikroorganisme Local yang Digunakan pada Budidaya Padi Metode SRI (System of Rice Intensification). Tesis. Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Sumarni, N. dan A. Hidayat, 2005. Panduan Teknis Budidaya Bawang Merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Supriyadi, A., Rochdjatun,I., dan Djauhari, S. 2013. Kejadian Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah Yang Di Budidayakan Secara Vertikutur Di Sidoarjo. Jurnal HPT. Vol. 1 (1) : 2338-4336.

Suryana, N.K, 2018. Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium Fistulosum L.). J. Agrisains. Vol. 9 (2) : 89-95.

Sutejo, M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.

Tharmizi H. dan Sukma A. 2019. Responsif Bokashi Kotoran Sapi Dan Poc Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.). Vol. 22 (2) : 2442-7306.

Trubus 2012, Pertanian Organik. Kreasi Wacana, Yogyakarta.

Wahyudiin (2004). Pengaruh interaksi hara nitrogen dan fosfor terhadap pertumbuhan tanaman jagung (Zea mays L.) pada tanah regosol dan latosol. Berita Biologi. Vol. 10 (3) : 297 –304.

Winarso 2005. Pengelolaan hara pada tanaman jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Maros. 205 – 218
Samawati, S., Kadekoh, I., & Syamsiar, S. (2022). PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG. AGROTEKBIS : E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 10(3), 140 - 147. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/1328
Fulltext