IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH DALAM PROFIL PADA LAHAN PERKEBUNAN KAKAO (Theobroma Cacao L.) DI DESA NAMBARU KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Article History

Submited : June 15, 2022
Published : June 2, 2022

Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisika profil tanah pada lahan kakao (Theobroma Cacao L). penelitian lapangan dan pengambilan sampel dilaksanakan dikawasan perkebunan kakao di Desa Nambaru Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Sedangkan sampel tanah dianasis di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2021 sampai bulan Juni 2021. Penelitian ini menggunakan metode teknik secara sengaja (Purposive Sampling) untuk pengambilan dan pengumpulan sampel lapangan, pengamatan profil tanah dan tahap analisis data. Hasil analisis morfologi tanah terdapat dua horizon yaitu horizon A pada kedalaman 0-14 cm dan horizon B pada kedalaman 52-106 cm merupakan bahan induk. pada analisis tekstur tanah memiliki kriteria lempung berpasir, pada analisis bobot isi tanah kriteria sedang sampai tinggi. konduktivitas memiliki kriteria cenderung lambat dan pada porositas memiliki kriteria buruk.

Agus, F., Marwanto dan U. Haryati. 2006. Penetapan Berat Jenis Tanah Dalam: Kurnia U. (eds). Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisinya. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Depertemen Pertanian, Bogor. Vol. 4 (1) : 35-42.

Arabia.T, Zainabun, Royani. I. 2012. Karakteristik Tanah Salin Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. J. Manajemen Sumber daya Lahan. Fakultas Pertanian Unsyiah. Darussalam Banda Aceh. Vol. 1 (1): 32-42.
Arsyad S., 2010. Konservasi Tanah dan Air. UPT Produksi Media Informasi. Lemabaga Sumberdaya Informasi Institut Pertanian Bogor. IPB Press. Bogor.

Asmaranto.R, Soemitro. R. A. A, dan Anwar.N., 2012. Penentuan Nilai Konduktivitas Hidrolik Tanah Tidak Jenuh Menggunakan Uji Resistivitas Di Laboratorium. Jurusan Teknik Pengairan. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Buckman, H.O. and N.C Brady. 1994. The Nature and Properties of Soil. Macmillan Co. Minnesscota 567 p.

Hanafiah K A. 1995. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: Penerbit Rajawali Press.

2005. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 360 halaman.

2007. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

2012. Sifat dan Ciri Tanah. Fakultas Pertanian Institusi Bogor.

Hardjowigeno, S., 2003 Klasifikasi Tanah dan Pedegenesis. Akapress. Jakarta.

2010. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo, Jakarta.

Hasanah, U. 2005. Influence of Matric Suction on Soil Aggregat Coalescence. J. Agroland. Vol. 12 (1) : 33-38.

Islami. T dan Utomo, W.H, 1995, Hubungan Tanah Air dan Tanaman, IKIP Semarang Press: Semarang.

Ismunandar, 2009. Dasar Ilmu Tanah. Tim Dosen. Malang.
Jasmin S, 2017. Identifikasi Sifat Tanah Alih Fungsi Lahan Hutan Menjadi Perkebunan Kakao (Theobroma Cacao L.) Di Desa Parigimpu’u Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Agroland. Vol. 24 (3) : 214-221.

Kartasapoetra A G.,2005. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. Rineka Cipta. Jakarta.

Kohnke, H. 1989. Fisika Tanah. Terjemahan B.D. Kertonegoro. Jurusan Tanah Fak. Pertanian UGM. Yogyakarta. 264 p.

Munir. 1996. Tanah-Tanah Utama Indonesia, Karakteristik, Kelas, dan Pemanfaataanya. Jakarta : Pustaka Jaya.

Njurumana, G. N. D., Hidayatullah, M., Butarbutar, T. 2008. Kondisi Tanah Pada Sistem Kaliwu dan Mawar di Timor dan Sumba. Balai Penelitian Kehutanan Kupang, Kupang.

Nugroho. Y. 2015. Analisis Kualitas Lahan Untuk Pengembangan Model Pertanaman Jati (Tectona grandis L.F) Rakyat di Tropika Basah. Disertasi Universitas Brawijaya Malang.

Pairunan, Y.A.K Nanere, J. L. Arifin, S.S. Samosir, I. R. Loalopua, J.R. Ibrahim dan B. Asmadi. 1985. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negara Indonesia Bagian Timur, Ujung Pandang.

Rachmiati, Y., 2013. Hubungan Iklim dan Tanah. Pusat Penelitian Teh dan Kina, Gambung. Diakses pada tanggal 25 Agustus 2013.

Rahim, S., E. 2003. Pengendalian Erosi Tanah Dalam Rangka Pelestarian Lingkungan Hidup. Bumi Aksara Jakarta.

Ratih K. 2020. Pengamatan Profil Tanah Di Lapangan : Sifat Fisik Dan Kimia Tanah. Agroteknologi Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma Jakarta.

Sembiring, M., Ridwandi, dan Mukhlis. 2013. Morfologi dan Klasifikasi tanah lereng utara. Gunung Sinabung Kabupaten Karo Sumatera Utara. Jurnal Online Agroteknologi. Vol. 2 (1 ): 324-332.

Sarief, E. S. 1997. Fisika Tanah Dasar. Serial publikasi ilmu – ilmu Tanah. Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran : Bandung.

Setyowati, D, L.2007. Sifat Fisik Tanah dan Kemampuan Tanah dalam Meresepkan Air Jurusan Geografi FIS UNNES. Vol. 4 (2) : 14-22.

Sutanto, R. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah-Konsep dan Kenyataan Kansius. Yogyakarta.

Utomo, W. H, 1994. Konservasi Sumberdaya Tanah dan Air. Kalam Mulya. Jakarta.

Wahyuni, D. Dan Handayani, T. 2016. Pengaruh sifat fisik tanah terhadap konduktivitas hidrolik jenuh pada lahan pertanian produktif di Desa Arang Limbung Kalimantan Barat. Jurnal Prisma Fisika. Vol. 4 (1) : 28-35.
Rahayu, V. P., Thaha, A. R., & Zainuddin, R. (2022). IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH DALAM PROFIL PADA LAHAN PERKEBUNAN KAKAO (Theobroma Cacao L.) DI DESA NAMBARU KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG. AGROTEKBIS : E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 10(3), 155 - 165. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/1334
Fulltext