IDENTIFIKASI MIKORIZA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI DESA LABUAN TOPOSO KECAMATA LABUAN KABUPETEN DONGGALA
Article History
Submited : March 6, 2025
Published : March 25, 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Mikoriza pada tanaman jagung (Zea mays L.) di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penilitian ini dilaksanakan di Desa Labuan Toposo, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, isolasi spora dan analisis sifat tanah dilakukakan di Laboratorium Agronomi dan Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian dilaksanakan dari bulan September sampai dengan bulan Oktober 2022. Metode yang digunakan adalah metode Survey dan penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive). Pengambilan sampel tanah terganggu (disturbed soil sample) menggunakan metode Sistematis dengan 3 titik lokasi berbeda. Pada setiap titik lokasi sampel tanah diambil sebanyak 3 contoh sub sampel tanah terganggu, sampel tanah yang telah diambil kemudian di kompositkan, sehingga menjadi 3 contoh sampel tanah terganggu. Hasil isolasi spora pada Tanaman Jagung di Desa Labuan Toposo menunjukan bahwa jumlah populasi spora terbanyak terdapat pada titik sampel J1 dengan jumlah 21 spora sedangkan jumlah populasi spora yang sedikit terdapat pada titik sampel J2 dengan jumlah 3 spora. Identifikasi morfologi spora fungi mikoriza (bentuk dan warna) maka genus FMA yang ditemukan terdiri dari dua genus yaitu Glomus dan Gigaspora. Hasil analisis sifat fisik kimia tanah menunjukan bahwa Nilai pH Tanah Netral hingga Agak Masam, kandungan C-Organik Tanah tergolong rendah, dan kandungan Kadar Air Tanah tergolong rendah.
Brady and well, 2002. Kimia. Universitas Asas & Struktur, Jilid 1, Edisi kelima, Jakarta: Binarupa Aksara.
Cuenca, G. and M. Lovera. 2010. Seasonal Variation and Distribution at Different Soil Depts of Arbuscular Mycorrhizal Fungi Spores In a Tropical Selerophyllous Shrubland. Botany, 88 : 54-64.
Delvian, 2003. Keanekaragaman dan Potensi Pemanfaatan Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) di Hutan Pantai. Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Delvian. 2006. Dinamika Sporulasi Cendawan Mikoriza Arbuskula. Departement Kehutanan Fakultas Pertanian Sumatra Utara, Medan.
Hanafiah A.K., 2012. Dasar-dasar Ilmu Tanah. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Hartoyo, Budi (2011), “Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Rizosfer Tanaman Pegagan (Centella asiatica (L.)) Urban”. Jurnal Littri. 17 (1) : 32 – 40.
Hermawan, H., A. Muin dan R.S. Wulandari. 2015. Kelimpahan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Tegakan Ekaliptus (Eucalyptus pelita). Jurnal Hutan Lestari. 3 (1) : 124-132.
INVAM. 2014. International Culture Collection Of (Vesicular) Arbuscular Mycorrhizal Fungi. Tersedia di < URL: http://invam.caf. Wvu.Edu/Myco-info/Taxonomy/species-descriptions/ >. Diakses pada tanggal 25 Desember 2022.
Maas, E.V. and R.H. Nieman. 1978. Physology of Plant Tolerance to Salinity. Dalam GA Jung (ed). Crop Tolerance to Suboptimal land conditions. ASA Spec: 277-299.
Muzakkir, 2011. Hubungan Antara Cendawan Mikoriza Arbuskula Indigeneous dan Sifat Kimia Tanah di Lahan Kritis Tanjung Alai Sumatra Barat. Jurnal Solum. 8 (2) : 11-15.
Nurhayati, 2012. Inveksi Mikoriza Pada Berbagai Jenis Tanaman Inang dan Beberapa Jenis Sumber Inokulum. Universitas Syiah Kuala Darussalam. Banda Aceh.
Pata’dungan, Y. 2009. Potensi dan Pemanfaatan Bakteri Pelarut Fosfat dan Fungi Mikoriza Arbuskula Indigen Asal Napu Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jagung. Disertasi Program Pasca Sarjana Universitas Padjajaran Bandung.
Puspitasari D., K. Indah dan H. Anton, 2012. Eksplorasi Vesicular Arbuscular Mycorrhizal (VAM) Indigenus Pada Lahan Jagung Sampang Madura. Jurnal Sains dan Seni ITS Surabaya. 1 (2) : 1-10.
Safir, G. R. and J.W. Duniway. 1982. Evaluation of Plant Response to Colonization by Vesicular-Arbuscular Mycorrhizal Fungi (environmental variables). In Schenck, N. C. (eds). Method and Principles of Mycorrhizal Research. APS Press. The American Phytopathological Society. St. Paul. Minnesota.
Seta, A. K., 1991. Kesuburan dan Pemupukan Tanah. Jakarta Rineka Cipta.
Sukiman, H. (2015). Pemanfaatan Mikoriza Untuk Meningkatkan Kualitas Bibit Pohon dan Produktivitas Lahan Kawasan Perkotaan. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. 1 (8) : 2021-2026.
Tarmedi, 2006. Keanekaragaman Cendawan Mikoriza Arbuskula di Hutan Sub Pegunungan Kanojong Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Yulianitha, A., T. Nurhidayati dan I. Trisnawati. 2012. Komposisi Jenis Mikoriza Dari Perakaran Tembakau (Nicotiana tabaccum) di Desa Bajur dan Orai Pemekasan Madura. Jurnal Sains dan Seni ITS Surabaya. 1 (2) : 1-9.
Yulnafatmawati, Adriani, Hakim AF., 2011. Pencucian Bahan Organik Tanah Pada Tiga Penggunaan Lahan di Daerah Hutan Hujan Tropois Super Basah Pinang-Pinang Gunung Gadut Padang. Jurnal. Solum VII (1): 34-42.