ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGGA ASROFI DI DESA KARAVE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU

Article History

Submited : March 3, 2025
Published : March 19, 2025

Industri Tahu umumnya merupakan industri rumah tangga dengan nilai investasi kecil dan jumlah tenaga kerja sedikit. Namun demikian,  industri Tahu  telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian rakyat kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pendapatan dan nilai tambah dari kedelai setelah diolah menjadi tahu. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Tahu Asrofi, Desa Karave Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu. Penentuan lokasi ini melalui pencarian secara sengaja (Purposive). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2022, responden yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 3 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis nilai tambah (Metode Hayami).Berdasarkan hasil penelitian, produksi tahu pada industri rumah tangga Asrofi selama Bulan Januari Tahun 2022 menggunakan 1.100 kg kedelai dan menghasilkan 985 Kg/tahu, dengan penerimaan total yang dipeoleh pada Bulan Januari Tahun 2022 sebesar Rp.24.600.000, dengan pendapatan bersih yaitu sebesar Rp.5.373.467. Hal ini berarti industri tersebut masih cukup baik untuk diusahakan karena masih memberi keuntungan bagi pemilik usaha. Besarnya nilai tambah yang tahu yang diperoleh yaitu sebesar Rp.9.573/Kg. Hal ini menunjukan bahwa setiap satu Kilogram kedelai setelah mengalami proses produksi mampu memberikan nilai tambah sebesar Rp.9.573 dengan Keuntungan sebesar Rp.8.930.

Antara M, 2012. Agribisnis dan Penerapannya dalam Penelitian. Edukasi Mitra Grafika, Palu.
Dinas Pertanian Kabupaten Pasangkayu, 2021. Data Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Kedelai.
Dinas Perindustrian kabupaten Pasangkayu, 2021. Data Industri Pembuatan tahu.
Hartoyo, A. Dan F.H. Sunandar. 2006. Pemanfaatan tepung komposit Ubi Jalar Putih, Kecambah Kedelai (Glycine max merr) dan Kecambah Kacang hijau Sebagai Substituen Farsial Terigu Dalam Produk Pangan Alternatif BiskuitKala Energi Protein. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. XVII(1) : 50-57.
Hasanah, U., Masyhuri & Djuwari. (2015). Analisis nilai tambah agroindustry Sale Pisang di Kabupaten Kebumen. Ilmu Pertanian. 18 (3) : 141-149.
Hayami, Kawagoe, Marooka, Siregar. 1987 Agricultural Marketing and Processing in Upland Java. A Perspective From a Sunda Village, CGPRT. Bogor.
Muhsina,S, Masduki dan A A.Sa’diyah. 2012. Performansi Nilai tambah Kedelai Menjadi Tahu di Kabupaten Sambas. Buana Sains. 12(1) : 99-103.
Mulyadi, 2005 . Akuntansi Biaya Yogyakarta : Unit
Penerbit dan Percetakan Akademi Manejemen Perusahaan YKPN.
Narmin dan Antara, M. 2016. Analisis Pendapatan dan Pemasaran Tahu Pada Industri “Afifah” di Kota Palu Sulawesi Tengah. e-J. Agrotekbis. 4 (4) : 468-478.
Prasetyo Adhi Bintoro, Maselia putri, Anjas wahyu kintoko, dan Anassabri Akbar defanda. 2017. Pembuatan Tahu Rumahan khas Ledok Kulon. Jurnal Pemberdayaan. 1 (2) : 245-252.
Pratiwi, N. A., Harianto, dan A. Daryanto. 2017. Peran agroindustri hulu dan hilir dalam perekonomian dan distribusi pendapatan di indonesia. Jurnal Manajemen dan Agribisnis. 14(2): 127-137.
Ramlan. 2008. Strategi Pengembangan Komoditas Kedelai di Provinsi Bengkulu. Thesis Institut Pertanian Bogor. Master Theses from MBIPB/ 2016-05-12 09:36:28.
Supriyono, Supardi, 2000. Pengantar Teori Mikro
Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suratiyah, Ken. 2015. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya : Jakarta.
Tahir AG, Darwantto DH, Mulyo JH dan Jamhari. 2010. Analisis Efisiensi Produksi Sistem Usahatani Kedelai di Sulawesi selatan. Jurnal Agro Ekonomi. 28 (2) : 133-151.
Tarigan, 2004. Konsep Nilai Tambah. Ekonomi
Regional. Jakarta: Bumi Angkasa.
Tuso Wiyono, Rukavina Baksh, 2015. Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Usaha Tahu Pada Industri Rumah Tangga Wajianto di Desa Ogurandu Kecamatan Bolano lambunu Kabupaten Parigi Maoutong. e-j.Agrotekbis. 3 (3) : 421-426
Kurniawan, A., Howara, D., & Alamsyar, A. (2025). ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGGA ASROFI DI DESA KARAVE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 13(1), 128 - 138. https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i1.2462
Fulltext