PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EM4 PADA MEDIA BAGLOG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus L.)
Article History
Submited : August 14, 2025
Published : August 29, 2025
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus L.) merupakan tanaman yang tidak memiliki klorofil, sehingga tidak dapat melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan makanan sendiri. Jamur hidup dengan cara zat-zat makanan, seperti selulosa, glukosa, liginin, protein dan senyawa organisme lainnya. Serbuk gergaji yang baik digunakan sebagai media tanam dari jenis kayu yang keras, sebab banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak. Penambahan dedak untuk meningkatkan nutrisi media tanam dan sebagai sumber karbohidrat, karbon (C), dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi EM4 pada media baglog serbuk kayu gergaji terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jamur tiram. Untuk mendapatkan hasil yang baik pada budidaya jamur tiram putih maka kita dapat penambahan bakteri atau sering disebut dengan efektif mikroorganisme (EM4), EM4 mengandung bakteri pengurai selulosa yang mampu memfermantasikan bahan organik menjadi senyawa anorganik yang mudah diserap oleh tanaman. Penelitian ini dilaksanakan Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu. Waktu penelitian dimulai pada Februari 2024 sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan kosentrasi EM4 sebagai berikut : A0 = tanpa EM4 ,A1 = 5 ml/liter air, A2 = 10 ml/liter air, A3 = 15 ml/liter air dan A4 = 20 ml/liter air. Dengan demikian terdapat 5 perlakuan,setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri 5 baglog, sehingga diperlukan 100 baglog. Hasil penelitian menunjukkan berbagai konsentrasi EM4 A1 terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap panjang miselium dan persentase baglog dipenuhi miselium, dan konsentrasi A1 (+ 12kg serbuk gergaji + 4kg dedak padi + 600 gram kapur dolomit) terhadap tanaman jamur tiram putih memberikan pengaruh yang nyata terhadap lebar tudung, jumlah tudung dan berat segar.
Alam, A. S., dan H. Hermawan 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hubungan Kemitraan Antara Petani Budidaya Jamur Tiram Dengan CV. ASA Agro Corporation. Agroscience. 7(1): 214-219.
Fatimah, S. 2024. Pemanfaatan Pelepah Kelapa Sawit Dan Ampas Tebu Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Sebagai Referensi Mata Kuliah Mikologi (Doctoral dissertation, UIN Ar-raniry Aceh).
Gunawan, Y. I. 2017. Pengaruh Volume EM4 (Effective Microorganisme) dan Periode Panen Pada Pengomposan Media Tanam Serbuk Kayu Sengon Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Universitas Brawijaya Malang. Malang
Hani, S. 2024 Efek Pemberian EM4 Pada Media Tanam Dan Jenis Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus Florida) (Doctoral Dissertation, Universitas Malikussaleh Aceh Utara). Aceh Utara.
Hapsari, W.E. 2014. Pertumbuhan dan Produktivitas Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) pada Media Serbuk Kayu Jati (Tectona Grandis L.) dengan Penambahan Sekam Padi (Oryza sativa). Naskah Publikasi. Universitas Muhamadiyah Surakarta. Surakarta.
Laksono, R. A., M. F. Bayfurqon dan RK. M. Bakhrir, 2018. Uji Efektivitas Berbagai Konsentrasi Jenis Nutrisi Alternatif Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Di Kabupaten Karawang. Paspalum: J. Ilmiah Pertanian. 6(1):32-40.
Muhammad, E., dan P. F. Rizal, 2015. Pengaruh Penambahan Aktivator (EM-4) dan Azotobacter pada pembuatan kompos dari Jerami dan Sekam Padi Sisa Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus Var Florida) (Doctoral Dissertation). Surabaya.
Ndatung, A. S. A., 2023. Perbandingan Keuntungan Usaha Jamur Tiram: Antara Menjual Jamur Tiram Segar dengan Menjual Keripik Jamur Tiram Di Desa Batuan Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. [Skripsi]. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Pramita, I., P Periadnadi, dan N, Nurmiati. 2015. Pengaruh Kapur Dolomit Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Sebagai Refensi Mata Kuliah Mikologi (Doctoral dissertation. UIN Ar-raniry).
Reyeki, S. 2013. Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu Sengon (Albizia falcataria) dan Bekatul sebagai Media Tanam Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dengan penambahan Serbuk Sabut Kelapa (Cocos nucifera). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta
Rafisanjani, R., dan M, Mariana. 2022. Pengaruh Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Akibat Penambahan EM4 Pada Media Tanam. J. Sains Pertanian. 6(2): 48-53.
Rocman, A. 2018. Perbedaan Proporsi Dedak Dalam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram (Pleurotus florida). J. Agribis. 4(2):56-56.
Suryani, T., dan H, Carolina. 2017. Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih Pada Beberapa Bahan Media Pembibitan. Bioeksperimen: J Penelitian Biologi, 3(1):73-86.
Sa’adah, S. M., R., Nawfa dan A. S. Purnomo, 2016. Pengaruh Sabut Kelapa Media Pertumbuhan Alternatif Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Terhadap Aktivitas Antimikroba. J. Sains dan Seni ITS. 5(1):53-56.