PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR

Penulis

  • Stevin Karina Ura Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Usman Made Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Jl. Soekarno-Hatta Km9, Tondo-Palu 94118, Sulawesi Tengah. Telp. 0451-429738
  • Syamsiar Syamsiar Dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Jl. Soekarno-Hatta Km9, Tondo-Palu 94118, Sulawesi Tengah. Telp. 0451-429738

DOI:

https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i4.2704

Kata Kunci:

Cabai Merah, Pupuk Organik Cair

Abstrak

Cabai besar termasuk komoditas sayuran penting di Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai penyedap masakan.Masalah dalam pembudidayaan cabai adalah cara pembudidayaan yang kurang tepat. Penggunaan bahan kimia dan pemberian pupuk yang berlebihan akan menimbulkan masalah baru, seperti hama akan lebih tahan terhadap bahan kimia tersebut dan tanaman yang dibudidayakan memperoleh hasil yang kurang maksimal.Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong pada bulan Juni sampai Desember 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor. Perlakuan yang dicobakan adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari lima taraf yaitu: Tanpa pupuk organik cair; 0,5 %; 1,0%; 1,5% dan 2,0% pupuk organik cair. Setiap perlakuan diulang lima kali sebagai kelompok sehingga diperoleh 25 unit percobaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan maka dapat disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi 0,5% pupuk organik cair Nasa telah nyata meningkatkan komponen pertumbuhan yang ditandai dengan tanaman lebih tinggi dan cabang lebih banyak. Pemberian konsentrasi 1,5% pupuk organik cair Nasa telah nyata meningkatkan komponen hasil yang ditandai dengan tanaman berbunga lebih cepat (67,20 hari), buah lebih banyak (35,25) serta produksi buah per hektar lebih banyak (3,16 ton ha-1) (tiga kali panen).

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2025-10-24

Terbitan

Bagian

Articles