Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Cake Dari Berbagai Konsentrasi Buah Kelor Muda (Moringa oleifera Lamk.)

Article History

Submited : June 29, 2020
Published : February 28, 2019

Pemanfaatan kelor masih belum banyak diketahui, umumnya hanya dikenal sebagai salah satu menu sayuran. Selain dikonsumsi langsung dalam bentuk segar, kelor juga dapat diolah menjadi bentuk tepung yang dapat digunakan sebagai bahan dasar produk pangan, seperti pada olahancake, biskuit, serta olahan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi jus buah kelor yang memberikan pengaruh terbaik terhadap sifat kimia dan organoleptik cake. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari hingga Maret 2018 di Laboratorium agroindustri fakultas pertanian universitas tadulako. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri atas 5 taraf konsentrasi, yaitu 37,5%, 41,1%, 44,4%, 47,3% dan 50% yang diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata kemudian diuji lanjut menggunakan uji beda nyata jujur (BNJ) taraf 5% atau 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kimia dan organoleptik terbaik terdapat pada cake dengan konsentrasi jus kelor 50%, dengan kandungan 29,84% kadar air,7,79% kadar protein, 23,52% kadar lemak, 0,60% kadar serat.

Veronika, V., Rahmatu, R., & Kadir, S. (2019). Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Cake Dari Berbagai Konsentrasi Buah Kelor Muda (Moringa oleifera Lamk.). AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 7(1), 131-139. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/392
Fulltext