TINGKAT KEJADIAN PENYAKIT BUSUK BUAH DAN SERANGAN PBK PADA TANAMAN KAKAO YANG DI BERIKAN SARUNGISASI BUAH

Article History

Submited : August 20, 2021
Published : June 30, 2021

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kejadian penyakit  Busuk Buah Kakao dan serangan Penggerek Buah Kakao yang diberikan sarungisasi buah kakao Kegunaan penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan dalam pengendalian Busuk Buah Kakao dan Penggerek Buah Kakao dengan melalui sarungisasi tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rahmat Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Palolo merupakan kecamatan yang memiliki wilayah tingkat serangan Busuk Buah Kakao dan Penggerek Buah Kakao yang tinggi. Penelitian berlangsung selama 3 bulan mulai dari September sampai Desember 2018. Hasil penelitian tentang tingkat kejadian penyakit busuk buah dan serang PBK pada tanaman kakao yang diberikan sarungisasi maka dapat disimpulkan persentase total rata-rata tertinggi pada serangan penggerek buah kakao 73,51% sedangkan persentase terendah pada serangan penggerek buah kakao 42%, Persentase total rata-rata tertinggi pada penyakit busuk buah kakao 23,46% sedangkan persentasete rendah pada penyakit busuk buah kakao 8,42%, Serangan penggerek buah kakao lebih tinggi dibandingkan serangan dari penyakit busuk buah kakao.

Mulato. 2010. Petunjuk Teknis Pengolahan Produk Primer dan Sekunder Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia; edisi 2, Jember.

Mustafa, B. 2005. Kajian Penyarungan buah muda kakao sebgai suatu metode pengendalian penggerek buah kakao (PBK) Conopomorpha cramerella Snellen (Lepidoptera: Gracillariidae) Prosiding Seminar Ilmiah dan Pertemuan Tahunan PEI dan PFI XVI Komda Sul-Sel. Hlm. 23-35.

Puslit Koka. 2004. Panduan lengkap budidaya kakao. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Semangun, H. 1990. Penyakit-Penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Gajah MadaUniversity Press Jogyakarta.

Sinaga, M. 2004. Dasar-dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan. Penebaran Swadaya Jakarta.

Tumpal. H. S., 2008. Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Cokelat, Penebar Swadaya. Bogor.

Wahyudi T., Panggabean T.R., dan Pujiyanto.(2008). Kakao Manajemen Agribisnisdari hulu hingga Hilir. PenebarSwadaya. Jakarta.

Wessel, P.C. 1983. The Cocoa Podborer Moth (Acrocercops cramerella Sn). Review of Research Institute, 39-65.
Coma, M., & Lakani, I. (2021). TINGKAT KEJADIAN PENYAKIT BUSUK BUAH DAN SERANGAN PBK PADA TANAMAN KAKAO YANG DI BERIKAN SARUNGISASI BUAH. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 9(3), 704 - 709. Retrieved from http://jurnal.faperta.untad.ac.id/index.php/agrotekbis/article/view/960
Fulltext