ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JERUK MANIS DI KECAMATAN PEDONGGA KABUPATEN PASANGKAYU PROVINSI SULAWESI BARAT
Keywords:
Produksi, BPS, Usahatani, Jeruk ManisAbstract
Tamanan jeruk manis merupakan salah satu komoditas hortikultura yang dibudidayakan secara turun temurun sehingga menjadi mata pencaharian pokok penduduk di Desa Pedanda Kecamatan Pedongga. kendala yang dihadapi petani adalah cuaca, iklim yang tidak menentu, input pupuk mahal serta kurangnya perawatan pada tanaman jeruk manis sehingga mempengaruhi pendapatan. Tujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani jeruk manis di Kecamatan
Pedongga Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini telah dilakukan pada Bulan Desember 2024 sampai Febuari 2025. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sensus menggunakan total 30 responden petani jeruk manis 20 orang berasal dari Desa Pedanda dan 10 orang berasal dari Desa Sinarwajo. Jenis data yaitu data primer adalah data yg dikumpulkan langsung melalui wawancara dan observasi selama 1 tahun terhitung dari November 2023 - Oktober 2024, data sekunder diperoleh dari studi keperpustakaan, kantor BPS, buku, jurnal dan sumber lain yang terkait. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dengan rumus yaitu π = TR-TC. Hasil analisis data memperlihatkan produksi sebesar 8.911/Kg, dengan harga
jual Rp. 7.047/Kg maka dapat diperoleh penerimaan rata-rata sebesar Rp. 66.003.777/ha. Adapun total biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp.6.397.531/ha. sehingga diperoleh pendapatan dari selisih total penerimaan dengan total biaya sebesar Rp. 59.606.241/ha.