ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DENGAN KAKAO SAMBUNG PUCUK DI DESA SALUKAIA KECAMATAN PAMONA BARAT KABUPATEN POSO

Penulis

  • Ni Putu Ayu Yudhi Wahyuni Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
  • Arifuddin Lamusa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako
  • I Gede Laksana Wibawa Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Kata Kunci:

Biaya, Harga, Penerimaan, Produksi, komparatif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan antara usahatani kakao dengan kakao sambung pucuk. Penelitian ini dilakukan di Desa Salukaia Kecamatan Pamona Barat Kabupaten Poso dengan responden sebanyak 31 responden dari 2 macam populasi sebesar 105 petani, dimana petani kakao (19) dan kakao sambung pucuk (12). Penentuan sampel dilakukan dengan metode (Proportional Stratified Random Sampling). Pendekatan yang dilakukan untuk menjawab tujuan ini adalah analisis pendapatan yaitu rasio antara penerimaan dan total biaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usahatani kakao sebesar Rp.16.101.238,13/ha/6 bulan, sedangkan usahatani kakao sambung pucuk sebesar Rp19.519.129,37/ha/6 bulan. Analisis perbandingan (komparatif) pendapatan usahatani kakao dan kakao sambung pucuk menggunakan t-uji dua sampel, kesimpulan pengujian dilakukan dengan membandingkan antara thitung dengan ttabel, dimana nilai thitung (1,077) < ttabel (1,699) dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan usahatani kakao dengan kakao sambung pucuk.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2022-04-01

Terbitan

Bagian

Articles