RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK GUANO BURUNG WALET

Article History

Submited : January 11, 2024
Published : February 28, 2024

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dosis pupuk guano burung walet yang memberikan pengaruh lebih baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, dengan perlakuan dosis pupuk guano burung walet yang terdiri dari 6 taraf yaitu G0 = Tanpa pemberian pupuk (Kontrol), G1 = Pupuk Guano 10 g/polibag, G2 = Pupuk Guano 20 g/polibag, G3 = Pupuk Guano 30 g/polibag, G4 = Pupuk Guano 40 g/polibag dan G5 = Pupuk Guano 50 g/polibag, dimana setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga secara keseluruhan terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 2 polybag, maka total keseliruhan 48. Hasil penelitian menunjukkan yaitu perlakuan dosis pupuk guano burung walet yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy yaitu perlakuan G4 = Pupuk Guano 40 g/polibag hampir pada semua parameter pengamatan terkecuali luas daun dan volume akar.

Cahyono, B. 2003. Teknik dan Strategi Budidaya Pakcoy. Yogyakarta. Yayasan Pustaka Nusatama.

Ferdinandus H.A.K,H. Jannah dan B. Mirawati. 2018. Pengaruh Pupuk Guano Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicumfrutescens L.). Jurnal Prosiding Seminar Nasional P-ISSN 2623-0291 E-ISSN 2623-2774 Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala. 7 (1): 17-24.






Hariyadi. 2014. Respon Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Kotoran Ayam dan Guano Walet Pada Tanah Gambut Pedalaman. Laporan Penelitian Madya Bidang Keilmuan. Universitas Terbuka Indonesia.

Haryanti, S. 2006. Respon Pertumbuhan Jumlah dan Luas Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth) pada Tingkat Naungan yang Berbeda. Laboratorium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan. Universitas Diponegoro Semarang.

Haryanto. 2006. Teknik Budidaya Sayuran Pakcoy (Sawi Mangkok). Jakarta: Penebar Swadaya.

Indriani. 2007. Membuat Kompos Secara Kilat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Krisna. 2014. Respon pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair Ampas Nilam. Journal Unitas. Padang.

La Sarido dan Junia. 2017. Uji Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Dengan Pemberian Pupuk Organik Cair pada System Hidroponik. Jurnal Agrifor , XVI (1): 65-74.

Lingga dan Marsono. 2006. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penerbit Swadaya Jakarta.

M. Azai, N. Hafizah dan Mahdiannoor. 2018. Aplikasi Berbagai Dosis dan Dua Jenis Guano pada Budidaya Tanaman Jagung Pakan (Zea mays. L) di Lahan Podsolik. Jurnal Rawa Sains. 8 (1): 610-621.

Nurhadiah. 2017. Pengaruh Pemberian Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss). Jurnal Piper. 13 (25): 203-211.

Polii, G.M.M. 2009. Respon Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.) terhadap Variasi Waktu Pemberian Pupuk Kotoran Ayam. Journal Soil Environment Vol.VII No.1. 5 hlm.

Prasetya, M. E. 2014. Pengaruh Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah Keriting Varietas Arimbi (Capsicum annuum L.). 13(2), 191–198.

Prastowo. 2013. Pemupukan Tanaman Kopi dan Kakao Perlu Memperhatikan Interaksi Antarhara. Warta Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. 25(3), 7-12.

Rini A, R. R. Paranoan dan R. Kesumaningwati. 2018. Pemberian Bokashi Kotoran Walet Terhadap Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab. 1 (1): 43-52.

Rosdiana. 2015. Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Setelah Pemberian Pupuk Urin Kelinci. Jurnal Matematika, Saint, dan Teknologi, Volume 16, Nomor 1, hal. 1-9.

Sutanto, R. 2003. Penerapan Pertanian Organik Pemasyarakatan Dan Pengembangan. Kanisius. Yogyakarta.

Thabrani A. 2011. Pemanfaatan Kompos Ampas Tahu Untuk Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elais guinensis Jacq.). Skripsi Fakultas Pertanian, Universitas Riau. (Tidak Dipublikasikan).

Udiyani, P. M. dan M. B. Setiawan. 2003. Kajian Terhadap Pencemaran Lingkungan di Daerah Pertanian Berdasarkan Data Radioaktivitas Alam. Jurnal Seminar Tahunan Pengawasan Pemanfaatan Tenaga Nuklir ISSN 1693-7902.

Widadi. 2003. Pengaruh Inokulasi Ganda Cendawan Akar Ganda Plasmodiophora meloidogynespp. Terhadap Pertumbuhan pakcoy. Dikutip dari: http://pertanian.Uns.ac.id. Diakses tanggal 15 Juli 2020.

Widarti, Budi Nining, Wardhini, Wardah Kusuma dan Sarwono, E. 2015. Pengaruh rasio C/N Bahan Baku Pada Pembuatan Kompos Dari Kubis dan Kulit Pisang. Jurnal Integrasi Proses, 5(2), 75– 80.
Winarso, S.2005. Kesuburan Tanah:Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Gava Media. Jogjakarta. 269 hal.

Zubachtirodin dan Subandi. 2007. Produksi Jagung Melalui Pendakatan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Lahan Kering Masam. Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Risalah Seminar 2005. Pusatlitbang Tanaman Pangan. Badan Litbang Pertanian. p. 107-122.

Zulkarnain, H. 2010. Dasar-Dasar Hortikultura. Jakarta: Bumi Aksara.
Saputra, A., & Sangadji, M. N. (2024). RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK GUANO BURUNG WALET. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 12(1), 25-34. https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v12i1.2033
Fulltext